Muaro Jambi Buka 23 Rumah Oksigen Gratis
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali--
MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih menyelimuti Kabupaten MUARO JAMBI menjadi perhatian serius pemerintah Daerah.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menghadirkan 23 rumah oksigen yang tersebar di seluruh puskesmas untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan oksigen secara gratis.
BACA JUGA:BPDP Kenalkan Potensi Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung
Langkah ini menjadi bentuk upaya Pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tengah ancaman dampak kabut asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan.
Terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
BACA JUGA:MG ZS Hybrid+ Resmi Diserahkan Perdana Kepada 100 Konsumen Pertama di Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali, mengatakan sesuai intruksi Bupati dan Wakil Bupati, rumah oksigen tersebut disiapkan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, tanpa harus memikirkan biaya layanan.
“Di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla ini, Bupati ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan. Karena itu, rumah oksigen kami hadirkan di 23 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Muaro Jambi,” kata Aang, kemarin.
BACA JUGA:Veda Ega Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position di Grand Prix
Aang menyampaikan, layanan rumah oksigen tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Dengan demikian, warga yang membutuhkan bantuan oksigen dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis.
“Layanan rumah oksigen ini gratis. Kami berharap keberadaannya benar-benar bisa membantu masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan pernapasan akibat kondisi udara yang kurang baik,” sampainya.
Menurut Aang, keberadaan 23 titik rumah oksigen ini juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan terlalu jauh.
BACA JUGA:4 Pesawat Tempur TNI AU Sukses Uji Pendaratan Darurat di Tol Pasuruan–Probolinggo
Puskesmas, kata dia, menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada warga ketika kondisi lingkungan berpotensi memengaruhi kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




