JAMBI EKSPRES EPAPER

Mengulas Perbedaan Servis Mobil Hybrid Hyundai dan Mobil Konvensional

Mengulas Perbedaan Servis Mobil Hybrid Hyundai dan Mobil Konvensional

Mengulas Perbedaan Servis Mobil Hybrid Hyundai dan Mobil Konvensional-dok hyundai-

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID — Perawatan berkala mobil hybrid Hyundai pada dasarnya memiliki konsep dasar yang mirip dengan mobil konvensional, namun membutuhkan perhatian khusus pada sistem elektrifikasinya.

Banyak calon pemilik masih khawatir biaya perawatannya jauh lebih mahal atau rumit, padahal komponen tertentu seperti kampas rem justru berpotensi lebih awet.

BACA JUGA:Uji Coba Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI AU Sukses Digelar di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo

Mobil hybrid Hyundai mengombinasikan mesin bensin, motor listrik, serta baterai bertegangan tinggi. Oleh karena itu, kendaraan ini tetap memerlukan perawatan rutin standar seperti penggantian oli mesin, pembersihan atau penggantian filter, pemeriksaan ban, suspensi, dan sistem rem mekanis secara berkala.

Perbedaan utama terletak pada pemeriksaan komponen elektrifikasi yang wajib mengikuti prosedur serta jadwal resmi dari pabrikan. Setidaknya terdapat empat aspek utama yang memerlukan perhatian khusus dari teknisi saat servis mobil hybrid Hyundai.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Jambi Naik Rp45,32/Kg Jadi Rp3.679,34/Kg, Berikut Rincian Harga TBS 23-29 Oktober 2026

Pertama adalah sistem baterai tegangan tinggi, di mana kondisi baterai, konektor, serta sistem pendinginannya harus dipastikan berfungsi optimal. Kedua yaitu sistem pengereman regeneratif yang memanfaatkan proses perlambatan kendaraan untuk mengubah energi menjadi listrik. Karena perlambatan dibantu oleh motor listrik, beban kerja kampas rem mekanis berkurang sehingga usia pakainya bisa lebih panjang.

Aspek ketiga mencakup sistem pendinginan dan transmisi khusus yang penanganan cairannya harus disesuaikan dengan buku manual kendaraan. Terakhir adalah sistem elektronik dan diagnostik, di mana pemeriksaan dilakukan menggunakan alat komputerisasi khusus untuk membaca kode gangguan pada sistem hybrid. Pekerjaan pada komponen tegangan tinggi ini wajib dilakukan oleh teknisi bersertifikat demi menjaga keselamatan.

BACA JUGA:Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Puji Capaian Penyaluran Kredit Rakyat

Dari segi efisiensi biaya, perawatan mobil hybrid tidak selalu lebih mahal dibanding mobil biasa. Meski ada biaya untuk pemeriksaan sistem elektrifikasi, potensi penghematan biaya penggantian kampas rem yang lebih awet dapat menyeimbangkan pengeluaran servis berkala kendaraan. Selain itu, pabrikan juga memberikan garansi untuk baterai tegangan tinggi sesuai dengan batas waktu dan jarak tempuh yang tercantum dalam buku garansi resmi.

Untuk memastikan seluruh komponen mekanis dan sistem listrik berjalan aman serta optimal, pemilik dianjurkan melakukan perawatan di jaringan bengkel resmi Hyundai Mobil Indonesia. Penjadwalan perawatan berkala dapat diakses secara mudah melalui layanan Booking Service di situs resmi hyundaimobil.co.id/booking-service.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: