JAMBI EKSPRES EPAPER

Gotong Royong Jadi Kekuatan Kampung Bahagia

Gotong Royong Jadi Kekuatan Kampung Bahagia

Gotong Royong Jadi Kekuatan Kampung Bahagia-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Program Kampung Bahagia Tahap II Tahun 2026 mulai memperlihatkan pemanfaatannya di tingkat lingkungan. Mulai dari pembangunan halte penjemputan anak sekolah, pengecoran jalan, perbaikan drainase hingga balai pertemuan warga, program Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

BACA JUGA:Kesbangpol dan FKUB Batang Hari Gelar Mediasi Penolakan Rumah Ibadah di Maro Sebo Ulu

Wali Kota Jambi Maulana meninjau pelaksanaan gotong royong program tersebut di sejumlah wilayah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam membenahi lingkungan.

BACA JUGA:Tim Pengabdian UNJA Dampingi Usaha Roti Kampus untuk Mewujudkan Produk Aman, Halal, dan Berdaya Saing

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah RT 35 Kelurahan Payo Selincah. Di sana, Maulana meninjau peletakan batu pertama pembangunan pendopo atau balai pertemuan warga yang dibiayai melalui Program Kampung Bahagia.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang berbagai kegiatan kemasyarakatan, dilengkapi penerangan, tempat duduk, dan pengeras suara.

Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan di lokasi itu juga diisi dengan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi serta pemeriksaan kesehatan gratis melalui puskesmas setempat.

Maulana mengapresiasi kerukunan warga yang berasal dari berbagai latar belakang etnis. Menurutnya, semangat gotong royong dan toleransi menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Dari Payo Selincah, rombongan melanjutkan peninjauan ke RT 15 Kelurahan Bakung Jaya. Di lokasi ini, Program Kampung Bahagia dimanfaatkan untuk membangun halte penjemputan anak sekolah.

Pembangunan halte tersebut dinilai penting untuk menciptakan tempat menunggu yang lebih aman dan tertata bagi siswa maupun orang tua. Terlebih, lokasi itu berada di persimpangan dekat madrasah yang kerap mengalami penumpukan kendaraan saat jam pulang sekolah.

Untuk mendukung keselamatan siswa, Pemkot Jambi melalui Dinas Perhubungan juga akan menambahkan fasilitas penyeberangan berupa zebra cross.

Di tengah kegiatan tersebut, warga turut bergotong royong membersihkan dan memperbaiki saluran drainase sepanjang 100 meter. Perbaikan ini diharapkan memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan ketika hujan turun.

Sementara itu, di RT 38 Kelurahan Paal Merah, warga memanfaatkan program tersebut untuk mengecor jalan lingkungan sepanjang 100 meter, dengan lebar tiga meter dan ketebalan cor 10 sentimeter.

Jalan itu menjadi akses penghubung bagi tiga wilayah RT. Perbaikan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, meningkatkan konektivitas antarlingkungan, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait