ISPU Muaro Jambi 523, Warga Terancam Udara Berbahaya
Semakin Memburuk, Angka ISPU Muaro Jambi Tembus 523 Level Berbahaya-Ist-
MUAROJAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi kembali memburuk. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Senin (5/10) pukul 14.00 WIB mencapai angka 523.
Angka tersebut sudah masuk level berbahaya.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi memperketat imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
BACA JUGA:Geger! Polisi Gerebek Lokasi Diduga Tempat Pesta Sabu di Pulau Kayu Aro
"ISPU kita pada pukul 14.00 WIB hari ini sudah mencapai 523, jadi sudah dalam level berbahaya," kata Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono saat ditemui di ruang kerjanya.
Untuk melindungi peserta didik, Pemkab tetap memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di ruang terbuka.
Masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah juga diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan udara yang buruk. Pemkab turut memberikan perhatian khusus kepada ASN perempuan yang sedang hamil. Mereka diberikan dispensasi untuk bekerja dari rumah (WFH) dengan melampirkan bukti atau keterangan dari dokter maupun bidan.
Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan ibu dan janin di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.
Di sisi lain, Pemkab kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Larangan tersebut ditegaskan karena pembakaran lahan dapat memperparah kondisi udara sekaligus berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
"Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Itu sudah tegas, ada aturan pidananya dan kalau terbukti akan dilakukan penegakan hukum oleh aparat penegak hukum," tegasnya.
Pemkab mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara. (wan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




