Karhutla Belum Reda, Kasus ISPA di Muaro Jambi Terus Bertambah

Karhutla Belum Reda, Kasus ISPA di Muaro Jambi Terus Bertambah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali--

MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Dampak kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla serta musim kemarau terhadap kesehatan warga Kabupaten Muaro Jambi terus meningkat.

Hingga 6 September 2026, Dinas Kesehatan Muaro Jambi mencatat 2.004 kasus penyakit yang terpantau di seluruh Kecamatan yang ada di Wilayah Kabupaten berjuluk Bumi Sailun Salimbai ini.

BACA JUGA:Kualitas Udara Tak Sehat, Kasus ISPA Tanjabtim Naik

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali, mengatakan angka tersebut merupakan kasus yang muncul di tengah kondisi kemarau dan Karhutla yang masih terjadi.

“Kasusnya terus meningkat. Sampai tanggal 6 September 2026, sudah ada 2.004 kasus penyakit yang terpantau di seluruh kecamatan di Muaro Jambi,” kata Aang, Senin (7/9) siang.

BACA JUGA:Fazzio Youth Festival 2026 Sukses Guncang Bandung dan Bali, Bertabur Bintang Tamu hingga JKT48

Dari jumlah tersebut, ISPA mendominasi dengan 1.784 kasus. Disusul diare sebanyak 184 kasus dan conjunctivitis atau gangguan pada mata sebanyak 36 kasus.

Besarnya kasus ISPA menjadi perhatian karena penyakit tersebut berkaitan erat dengan gangguan saluran pernapasan. Kondisi udara yang terpapar asap Karhutla dapat memperburuk risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan.

BACA JUGA:Wuling Motors Resmi Selesaikan Permasalahan Konsumen di Surabaya dan Serahkan Unit Kendaraan

Aang mengatakan Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan kasus di setiap kecamatan. Pemantauan dilakukan untuk melihat dampak kesehatan yang muncul seiring berlangsungnya musim kemarau dan Karhutla.

“Kami terus melakukan pemantauan. Karena kondisi Karhutla dan kemarau ini berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama peningkatan kasus ISPA,” sampainya.

Aang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap dan kondisi udara selama musim kemarau.

BACA JUGA:Pemkab Merangin Resmi Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD

“Masyarakat kami imbau mengurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara tidak baik, menggunakan masker dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan,” tandasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait