Daging Ayam Ras Jadi Pemicu Utama Terjadinya Inflasi
Aidil Adha, Kepal BPS Provinsi Jambi --
JAMBIEKSPRES.CO.ID- Melalui Siaran Pers Berita Resmi Periode September 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi pada Selasa (1/9/2026), melaporkan bahwa, inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,38 persen sedangkan year on year (y-on-y) berada pada 3,60 persen.
Kelompok makanan-minuman-tembakau menjadi penyumbang terbesar. Daging ayam ras menjadi komoditas pendorong inflasi m-to-m dengan menempati angka 0,47 persen. Perkembangan harga dialami dengan kenaikan Daging ayam ras, dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat, penyerapan pasokan MBG, serta naiknya harga pakan ternak.
BACA JUGA:DFSK E5 Plus Laris Manis di GIIAS 2026, Sumbang 380 SPK untuk Sokonindo
Di sisi lain komoditas penahan inflasi month to month (m-to-m) adalah tomat yang mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya sebesar -10 persen hal ini dipicu oleh panen raya yang terjadi secara bersamaan di wilayah sentra produksi hortikultura yang meliputi Kerinci, Curup, dan Sumatera Barat. Selain itu, komoditas penahan inflasi year on year (y-on-y) adalah komoditas bawang merah yang juga mengalami penurunan harga sebesar -0,35 persen di Bulan Agustus 2026 disebabkan oleh pasokan melimpah akibat panen raya di sentra produksi seperti Brebes dan Sumatera Barat.
BACA JUGA:DFSK E5 Plus Resmi Menyapa Palembang, Bawa Teknologi SUV PHEV Lebih Dekat ke Konsumen
“Inflasi Provinsi Jambi berdasarkan kelompok pengeluaran year on year pada Agustus terdiri dari makanan- minuman-tembakau, transportasi, dan perawatan pribadi lebih tinggi di tahun 2026 dibandingkan tahun 2025,” ujar Aidil Adha, Kepal BPS Provinsi Jambi saat menyampaikan siaran rilis resminya.
Lebih lanjut Aidil menegaskan, terdapat tiga kelompok inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran yaitu makanan-minuman-tembakau dengan andil inflasi sebesar 1,57 persen pada komoditas daging ayam ras. Kelompok transportasi dengan andil inflasi 0,60 persen pada bensin. Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil inflasi sebesar 0,52 persen dengan komoditas emas perhiasan.
BACA JUGA:Update, Luas Karhutlah di Batang Hari 479,48 Hektare, Mersam Tertinggi
Aidil juga menjelaskan bahwa inflasi antarwilayah cakupan IHK tertinggi dari bulan ke bulan (m-to-m) tercatat di wilayah Kabupaten Kerinci sebesar 0,62 persen dengan komoditas pendorong inflasi terbesar daging ayam ras, sedangkan Kota Jambi mencatatkan inflasi terendah sebesar 0,31 persen.
Pada Inflasi Antarwilayah Cakupan IHK, Agustus 2026 tingkat inflasi y-on-y terjadi di Muaro Bungo sebesar 4,10 persen dengan komoditas pendorong inflasi terbesar adalah perhiasan emas. Berbeda pula dengan Kota Jambi yang mengalami inflasi terendah sebesar 3,53 persen pada komoditas pendorong inflasi daging ayam ras sebesar 0,65 persen. (mg1)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



