MITSUBISHI JANUARI 2026

Pemkot Jambi Gandeng Google dan REFO, 250 Guru Ikuti Gemini Academy 2026

Pemkot Jambi Gandeng Google dan REFO, 250 Guru Ikuti Gemini Academy 2026

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mendorong transformasi digital di sektor pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Ujian Program Gemini Academy Tahun 2026 bagi sekitar 250 peserta terdiri dari guru dan tenaga kependidikan se-Kota Jambi jenjang pendidikan, mulai dari guru PAUD, SD, SMP hingga tenaga kependidikan lainnya. 

BACA JUGA:IBMA Resmi Dibentuk, Pegadaian Dorong Ekosistem Emas Indonesia Berstandar Internasional

Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Kamis (20/08/2026), di Aula Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Program ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Pendidikan, bekerjasama dengan REFO, Google Educator Group (GEG) Indonesia, serta Balai Guru Penggerak (BGP) / Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Kemendikdasmen. Pelatihan ini disediakan secara gratis 100% untuk seluruh guru dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/sederajat se-Kota Jambi.

BACA JUGA:Resmi Berlaku! Tarif Baru Tol Tempino-Bayung Lencir Rp 51.500, Pijoan-Bayung Lencir Rp 79.000

Dikesempatan itu, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, M. Saleh Ridha, S.STP., M.E., beserta jajaran, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Jambi, para Kepala Bagian Setda Kota Jambi, Direktur RSUD Abdul Manap dan RSUD Abdurrahman Sayuti, para camat, tim REFO dan Google Indonesia, serta tamu undangan lainnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan Gemini Academy juga disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia Bidang Pendidikan, Riset, Inovasi dan Hilirisasi, Achmad Aditya, melalui tayangan video.

Ia mengapresiasi pelaksanaan program tersebut yang memberikan kesempatan kepada para guru dan tenaga kependidikan untuk mengenal sekaligus memanfaatkan teknologi AI dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Menurutnya, pelatihan AI tidak cukup berhenti pada pemahaman mengenai apa itu kecerdasan buatan. Lebih dari itu, guru perlu memiliki kemampuan praktis untuk memanfaatkan AI dalam menunjang proses belajar-mengajar.

Ia berharap Gemini Academy terus dikembangkan dan diperluas sehingga semakin banyak guru memperoleh keterampilan dalam menggunakan AI secara tepat dan produktif.

Sementaranitu, Wakil Wali Kota Diza menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian penting Pemkot Jambi, terlebih Kota Jambi memiliki populasi generasi muda yang besar.

Karena itu, menurut Diza, pemanfaatan teknologi AI harus diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan tidak sekadar menjadi tren teknologi.

Ia menekankan pentingnya kemampuan guru dalam menyusun prompt atau perintah yang baik, tepat, spesifik, dan sesuai kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait