MITSUBISHI JANUARI 2026

DPR dan Pemerintah Finalisasi Status Guru PPPK Ikut Seleksi PNS 2027

DPR dan Pemerintah Finalisasi Status Guru PPPK Ikut Seleksi PNS 2027

Ilustrasi Seleksi PPPK -DOK Jambi Ekspres-

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID— DPR RI dan pemerintah memfinalisasi kesepakatan yang membuka peluang bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2027.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai rapat dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa keinginan guru-guru yang berstatus PPPK untuk bisa diangkat menjadi PNS merupakan aspirasi yang kerap diterima oleh DPR RI dari para guru.

BACA JUGA:Ada Wacana Guru PPPK Jadi PNS, Pemprov Jambi Berpotensi Hemat APBD Rp179 Miliar per Tahun

Menurut dia, kesempatan untuk seleksi PNS itu pun bukan hanya guru sekolah biasa, tetapi juga meliputi guru madrasah hingga guru taman kanak-kanak (TK).

"Kami sudah sampai pada finalisasi hasil rapat mengenai status guru P3K paruh waktu, P3K yang mau jadi PNS di lingkungan Kemendikdasmen, termasuk guru madrasah negeri dan guru TK," kata Dasco dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Papua Periode 1-15 Agustus 2026 Turun Jadi Rp3.568 per Kg, Ini Rincian Lengkapnya

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan saat ini jumlah guru yang berstatus PPPK sebanyak 995.245 orang, sedangkan guru yang berstatus PPPK paruh waktu sebanyak 231.246 orang. Pada saat yang bersamaan, dia menyampaikan saat ini ada proyeksi kebutuhan pemenuhan guru nasional sebanyak 526.689 formasi, untuk guru di sekolah berbagai tingkatan, madrasah, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Garuda.

Dia menjelaskan para guru yang berstatus PPPK paruh waktu akan mempunyai kesempatan diangkat menjadi berstatus PPPK penuh waktu. Kemudian guru yang berstatus PPPK penuh waktu, akan diberi kesempatan ikut seleksi PNS di awal 2027.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Menjadi Rp3.884,10/Kg, Ini Rincian Harga TBS 19-25 Agustus 2026

"Nanti kita buka untuk kebutuhan proyeksi guru nasional tahun 2026, termasuk di dalamnya untuk kebutuhan Sekolah Rakyat dan Sekolah Terintegrasi dan juga Sekolah Garuda," kata Rini.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: