MITSUBISHI JANUARI 2026

Coaching Clinic P2MW UNJA 2026 Digelar, Persiapkan Mahasiswa Hadapi PKP2 dan KMI Award 2026

Coaching Clinic P2MW UNJA 2026 Digelar, Persiapkan Mahasiswa Hadapi PKP2 dan KMI Award 2026

Coaching Clinic P2MW UNJA 2026 Digelar, Persiapkan Mahasiswa Hadapi PKP2 dan KMI Award 2026--

JAMBIEKSPRES.CO.ID - Universitas Jambi (UNJA) menggelar Coaching Clinic Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 dengan tema “Strategi Menuju Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program (PKP2) dan Sukses KMI Award 2026″. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di Gedung UNIFAC Lantai 3 UNJA.

BACA JUGA:BRILink Agen Inspiratif Penggerak Literasi dan Inklusi Keuangan Raih Mobil All New Yaris

Kegiatan ini diikuti oleh enam tim mahasiswa lolos pendanaan P2MW beserta dosen pendamping, dengan menghadirkan Jacob Win, ACC., S.T., S.Kom., M.Kom., Professional Business Coach yang tergabung dalam Tim P2MW Kemendiktisaintek, sebagai narasumber utama.

BACA JUGA:Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres, Kombes Pol. Ananto Herlambang Resmi Jabat Kapolresta

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., mewakili Rektor UNJA. Turut hadir Ketua Tim Satgas P2MW Dr. Novita Ekasari, S.E., M.M., Kepala Bagian Akademik Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKKS), serta enam tim mahasiswa peserta.

 

Dalam sambutannya, Prof. Fauzi menyampaikan rasa bangga atas capaian UNJA pada 2026. Ia melaporkan bahwa UNJA berhasil meraih peringkat satu nasional dalam jumlah tim yang lolos pendanaan bersama 11 perguruan tinggi lainnya, sekaligus menempati peringkat satu di Sumatera. “Prestasi ini adalah hasil komitmen UNJA dari hulu ke hilir. Kami memberikan dukungan penuh, mulai dari pembentukan Satgas di tingkat universitas dan fakultas, hingga pemberian dana pendampingan,” ujar Prof. Fauzi.

BACA JUGA:Bupati Merangin H M Syukur Siap Buka Perhelatan Akbar MTQH ke-52 pada Malam Minggu Ini

Lebih lanjut, Prof. Fauzai memaparkan bentuk penghargaan bagi mahasiswa lolos pendanaan P2MW berupa konversi 10 hingga 20 SKS. Bagi mahasiswa yang berhasil meraih prestasi di KMI Expo, UNJA memberikan penghargaan berupa konversi prestasi menjadi tugas akhir atau skripsi, skema yang hingga kini telah meluluskan empat mahasiswa.

BACA JUGA:Terapkan Permenpan RB Terbaru, Diskominfo Merangin Gelar Rakor Evaluasi Kinerja PEMDI

Sementara itu, Ketua Tim Satgas P2MW UNJA, Dr. Novita Ekasari, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa P2MW bukan sekadar tentang mendapatkan pendanaan, melainkan sebuah proses transformatif bagi mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda. Ia menjelaskan bahwa coaching clinic ini bertujuan agar mahasiswa bisa langsung berkonsultasi dengan ahlinya mengenai strategi menghadapi PKP2. “Kita hadir di tempat yang tepat hari ini untuk bertanya langsung kepada ahlinya, bukan sekadar ke AI atau media sosial. Kita ingin mengetahui bagaimana isi pikiran reviewer agar mahasiswa siap mental dan tidak gentar saat menghadapi sesi tanya jawab dengan reviewer nanti, serta memahami strategi menghadapi PKP2 dan KMI Award nanti,” ujarnya. Ia juga berharap program ini melahirkan wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan kerja di tengah tantangan sulitnya mencari kerja bagi lulusan sarjana.

 

Selain itu, UNJA juga meluncurkan program Proyek Inovasi Kemahasiswaan untuk mendanai kembali produk-produk terbaik agar usahanya terus berlanjut dan dapat bermitra dengan pihak luar atau pemerintah daerah. Untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan, universitas juga merencanakan sertifikasi coaching dan mentoring bagi para dosen pendamping.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: