MITSUBISHI JANUARI 2026

Sasar Pasar Industri, Epson Rilis Printer Dye-Sublimation 76 Inci dengan Delapan Printhead

Sasar Pasar Industri, Epson Rilis Printer Dye-Sublimation 76 Inci dengan Delapan Printhead

Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru SC-F20030--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Epson secara resmi memperkuat portofolio solusi percetakan tekstil industri di Indonesia dengan meluncurkan printer dye-sublimation generasi terbaru, SureColor SC-F20030.

Peluncuran printer berukuran 76 inci ini dilakukan dalam ajang pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex, Surabaya.


Printer dye-sublimation baru berukuran 76 inci ini dilengkapi dengan struktur 8-printhead serta opsi dukungan untuk Jumbo Roll yang mampu menghasilkan hasil cetak lebih tinggi dan meningkatkan kestabilan produksi--

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata Epson untuk mendukung transformasi industri tekstil nasional yang kini semakin mengarah pada proses produksi digital, berkecepatan tinggi, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Dari Pala Menjadi Peluang, Program AURA BRI Peduli Perkuat Kapasitas Usaha Kelompok Wanita

Kehadiran SC-F20030 menjawab meningkatnya kebutuhan pasar akan solusi pencetakan yang mampu menghasilkan produktivitas tinggi sekaligus memberikan fleksibilitas untuk memenuhi permintaan yang kian beragam. Berdasarkan laporan Epson-IDC Digital Textile Printing Trends in Southeast Asia, teknologi digital dye-sublimation terbukti memberikan peluang besar bagi penyedia layanan cetak, termasuk potensi pertumbuhan pendapatan hingga delapan kali lebih cepat dibandingkan metode sablon konvensional, terutama di segmen bernilai tinggi seperti pakaian olahraga, fesyen, dekorasi interior, dan alas kaki.

BACA JUGA:OJK Sita Aset Rp114,5 Miliar Milik Tersangka Kasus Asuransi Prolife Indonesia

Sebagai pengembangan dari model sebelumnya yakni SC-F11030, Epson meningkatkan performa printer baru ini lewat arsitektur delapan printhead PrecisionCore MicroTFP. Inovasi ini mampu menghasilkan kecepatan produksi yang luar biasa hingga 306 meter persegi per jam pada resolusi 600 x 600 dpi.

Kecepatan ini memungkinkan para pelaku industri memenuhi target produksi skala besar dengan tetap menjaga konsistensi kualitas hasil cetak. Guna mendukung operasional tanpa henti dan meminimalkan downtime, printer ini juga dibekali sistem bulk ink berkapasitas 10 liter dengan fitur hot swap yang memungkinkan penggantian kantong tinta berjalan tanpa menghentikan proses cetak.

BACA JUGA:MoU dan PKS Kanwil Kemenkum Jambi-STIE YA Bangko Jadi Langkah Strategis Lindungi Inovasi Perguruan Tinggi

“Transformasi digital di industri tekstil bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menjaga daya saing. Pelaku industri kini dituntut mampu memproduksi lebih cepat, lebih fleksibel, dan tetap menjaga kualitas secara konsisten. Di Epson, kami terus mengembangkan inovasi yang membantu pelanggan menghadapi perubahan tersebut, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjalankan proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujar Ario Aditya, Head of Vertical Business Epson Indonesia.

BACA JUGA:Dijadwalkan Buka Turnamen Urawa Cup VI di Stadion Swarna Bhumi, Gubernur Al Haris Siap Berlaga Lawan Tim Urawa

Selain fokus pada kecepatan, keandalan operasional jangka panjang juga menjadi prioritas pada SC-F20030. Printer ini dilengkapi sistem pengering internal dua sisi untuk mempercepat pengeringan serta mengurangi risiko kerutan media, serta sistem pengelolaan debu terintegrasi demi menjaga kebersihan area cetak.

Untuk perusahaan dengan volume produksi sangat tinggi, Epson menyediakan opsi Jumbo Roll dan Jumbo Reel yang mampu menopang media hingga 300 kilogram demi mengurangi frekuensi penggantian bahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: