MITSUBISHI JANUARI 2026

Dilengkapi Dua Water Tank, Kodim 0416/Bute Gencarkan Pantau Hotspot

Dilengkapi Dua Water Tank, Kodim 0416/Bute Gencarkan Pantau Hotspot

Dilengkapi Dua Water Tank, Kodim 0416/Bute Gencarkan Pantau Hotspot--

MUARA BUNGO, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius seiring masuknya musim kemarau. Mengantisipasi potensi bencana itu, Kodim 0416/Bungo Tebo memperketat pemantauan titik (hotspot) di wilayah Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo.

Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, mengatakan pemantauan hotspot dilakukan secara intensif sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah kebakaran meluas.

BACA JUGA:Drama Adu Penalti, Swiss Singkirkan Kolombia dan Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026

Menurut Dandim, seluruh personel telah disiagakan agar dapat bergerak cepat apabila ditemukan indikasi munculnya titik api.

“Seluruh Babinsa kami instruksikan aktif memantau perkembangan hotspot, melakukan patroli di daerah rawan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat,” kata Yudi.

BACA JUGA:DLH Muaro Jambi Teruskan Aduan Stokpile Pasir ke Provinsi

Ia menjelaskan, pencegahan menjadi fokus utama selama musim kemarau. Cuaca panas disertai angin kencang dinilai berpotensi mempercepat penyebaran api apabila kebakaran terjadi. Untuk itu, Kodim juga telah menyiapkan satuan tugas khusus yang terintegrasi dengan Korem 042/Garuda Putih.

Selain memanfaatkan data hotspot dari satelit sebagai sistem peringatan dini, personel Kodim secara rutin melakukan patroli ke kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, seperti lahan gambut, semak belukar, dan kawasan hutan yang mulai mengering.

BACA JUGA:Jelang Pembuatan Video Profil Produk Unggulan Daerah, Divisi Yankum Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Internal

Kodim juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Langkah ini dinilai penting karena praktik pembakaran lahan masih menjadi salah satu pemicu utama terjadinya karhutla.

Yudi menegaskan keberhasilan mencegah karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Saat ini, titik pantau karhutla berada di kawasan PT CSH untuk wilayah Bungo dan PT TMA di Kabupaten Tebo.

BACA JUGA:Harmonisasi Peraturan Gubernur oleh Kanwil Kemenkum Jambi, Bahas Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan & Alat Berat

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Kodim 0416/Bungo Tebo telah dilengkapi dua unit mobil water tank bantuan TNI AD dari Mabesad. Armada tersebut disiapkan khusus untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah teritorial Kodim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: