Harga BBM Turun! Berikut Daftar Harga Baru BBM Se Indonesia Per 1 Juli 2026
Harga BBM seluruh Indonesia kembali turun mulai 1 Juli 2026-DOK Pertamina Patraniaga-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Seluruh Indonesia kembali turun.
PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga jual berbagai jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut terhitung mulai per 1 Juli 2026 tepat pukul 00.00 WIB.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi konsumen karena produk unggulan seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, hingga bahan bakar pesawat Avtur mengalami pemotongan harga yang cukup signifikan, sementara kategori subsidi dan varian Pertamax lainnya dipastikan tidak berubah.
BACA JUGA:240 Paket Jalan Lingkungan Dikebut, PUTR Kota Jambi Target Rampung November 2026
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah”, jelas Kitty.
BACA JUGA:Resmi Ditutup Wako Diza, 550 Santri Ramaikan FASI Kota Jambi
Langkah penurunan ini membuat peta harga baru di wilayah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.
Harga BBM jenis Pertamax Turbo RON 98 kini dilepas seharga Rp19.300 per liter dari sebelumnya Rp20.750 per liter, yang berarti merosot sekitar 7 persen atau sekitar Rp1.450 per liter
Diskon paling besar dirasakan oleh pengguna Pertamina Dex atau CN53 yang harganya terpangkas hingga 15 persen, dari semula Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter atau turun sekitar Rp3.650 per liter.
BACA JUGA:Jangan Buru-Buru Datang ke Kantah, Hemat Waktu dengan _Booking_ Antrean di Sentuh Tanahku
Begitu pula dengan Dexlite CN51 yang mengalami penyusutan sebesar 14 persen, sehingga harganya berubah dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter atau turun sekitar Rp3.300 per liter.
Bukan hanya sektor transportasi darat, operasional jalur udara pun mendapatkan keuntungan.
Komoditas Avtur penerbangan domestik di Bandara Soekarno Hatta ikut merosot dari angka Rp22.190 per liter di bulan sebelumnya menjadi Rp19.190 per liter pada bulan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





