MITSUBISHI JANUARI 2026

Program KPP BRI Dukung UMKM Miliki Rumah Produktif

Program KPP BRI Dukung UMKM Miliki Rumah Produktif

Program KPP BRI Dukung UMKM Miliki Rumah Produktif--

JAMBIEKSPRES.CO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program perumahan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga Mei 2026, BRI Branch Office (BO) Jambi telah merealisasikan penyaluran KPP dengan total plafon mencapai Rp13,04 miliar kepada 106 debitur. Sementara itu, secara nasional realisasi penyaluran KPP BRI telah mencapai Rp16,86 triliun.

BACA JUGA:Polda Jambi Ungkap 57 Kasus BBM Subsidi dan PETI, Sita Puluhan Ribu Liter BBM hingga 2,5 Kilogram Emas

Program KPP merupakan fasilitas pembiayaan yang ditujukan bagi pelaku UMKM untuk membantu pembelian, pembangunan maupun renovasi rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal sekaligus mendukung aktivitas usaha. Program ini menyasar pelaku usaha produktif dan tidak diperuntukkan bagi kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Melalui program tersebut, BRI berharap para pelaku UMKM memiliki akses pembiayaan yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus memperkuat kapasitas usahanya. Rumah yang dibangun atau direnovasi melalui KPP dapat difungsikan sebagai toko, kios, maupun lokasi usaha sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan pelaku usaha.

BACA JUGA:Polda Jambi Tangani 492 Kasus C3 Selama Semester I 2026, 260 Tersangka Diamankan

Pemimpin Cabang BRI BO Jambi, Moch Chandra Ariesta, mengatakan bahwa Kredit Program Perumahan merupakan salah satu bentuk dukungan BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. "KPP tidak hanya membantu masyarakat memiliki hunian yang layak, tetapi juga mendorong pelaku UMKM agar memiliki tempat usaha yang representatif. Dengan demikian, produktivitas usaha dapat meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

BACA JUGA:Tumbangkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti, Maroko Segel Tiket 16 Besar

Ia menjelaskan, proses pengajuan KPP dirancang sederhana dan cepat. Debitur cukup mendatangi kantor BRI Unit terdekat untuk mengajukan permohonan kepada petugas marketing dengan melengkapi persyaratan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), legalitas usaha atau Surat Keterangan Usaha (SKU), sertifikat hak milik (SHM), serta memiliki rekening tabungan BRI.

Selanjutnya, petugas marketing akan melakukan survei kelayakan usaha dan verifikasi terhadap agunan yang diajukan. Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan hasil survei memenuhi ketentuan, proses persetujuan kredit dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu hari kerja. Debitur kemudian diundang ke kantor BRI Unit untuk menandatangani akad kredit, sebelum dana pembiayaan ditransfer langsung ke rekening BRI milik debitur.

BACA JUGA:Hasil Lelang Jabatan 5 Kepala OPD Pemprov Jambi Belum Diumumkan, Ketua Pansel : Menunggu Verifikasi BKN

Menurut Chandra, keberadaan KPP juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Selain meningkatkan kapasitas usaha UMKM, program ini turut menggerakkan rantai pasok di sektor konstruksi. Pengembang lokal, pelaku usaha bahan bangunan, kontraktor, hingga tenaga kerja konstruksi memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas pembangunan maupun renovasi rumah. "Melalui KPP, BRI ingin menciptakan nilai tambah yang lebih luas. Ketika pelaku UMKM berkembang, maka sektor-sektor pendukung seperti konstruksi, perdagangan material bangunan, hingga jasa lainnya juga akan ikut bergerak. Inilah yang menjadi salah satu kontribusi nyata BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.

BACA JUGA:Polres Muaro Jambi Amankan Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak

BRI optimistis penyaluran Kredit Program Perumahan akan terus meningkat seiring tingginya kebutuhan pembiayaan produktif di kalangan UMKM. Dengan dukungan pembiayaan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran, KPP diharapkan mampu menjadi solusi bagi pelaku usaha untuk memiliki hunian yang layak sekaligus memperkuat daya saing usahanya, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.

Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM penerima manfaat KPP BRI, Widia, mengaku sangat terbantu dengan adanya Kredit Program Perumahan yang disalurkan BRI. Menurutnya, program tersebut memberikan kemudahan untuk mewujudkan rumah yang layak sekaligus menunjang kegiatan usahanya. "Saya bersyukur bisa mendapatkan fasilitas KPP dari BRI. Proses pengajuannya mudah, persyaratannya jelas, dan pencairannya juga cepat. Rumah yang sebelumnya perlu direnovasi kini menjadi lebih nyaman untuk ditempati sekaligus dimanfaatkan sebagai tempat usaha," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: