Sensus Ekonomi 2026 di Tanjabtim Resmi Dimulai, 234 Petugas Diterjunkan
Sensus Ekonomi 2026 di Tanjabtim Resmi Dimulai, 234 Petugas Diterjunkan-Ist-
MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Tanjabtim resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang dipimpin langsung Bupati Tanjabtim, Hj. Dillah Hikmah Sari, di Lapangan Kantor Bupati Tanjabtim, Senin (15/6) pagi.
BACA JUGA:Swedia Pesta Gol! Hajar Tunisia dengan Skor Telak 5-1
Apel siaga tersebut diikuti ratusan petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanjabtim yang akan melakukan pendataan terhadap pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh wilayah kabupaten hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
BACA JUGA:Maulana Naik Pitam, Sebut Ada OPD Santai Saat Pemkot Kerja Mati-Matian
Bupati Dillah Hikmah Sari mengatakan, pelaksanaan sensus ekonomi yang dilakukan setiap 10 tahun sekali itu memiliki peran penting dalam menyediakan data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas seremoni pelepasan petugas, melainkan momentum untuk memastikan seluruh tahapan pendataan berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat.
"Sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Ini bukan kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis untuk mendapatkan gambaran kondisi ekonomi daerah yang nantinya menjadi dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan," ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil pendataan nantinya akan menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan berbagai program pembangunan ekonomi, mulai dari sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar.
Karena itu, Dillah meminta seluruh petugas sensus bekerja secara profesional, menjaga integritas serta tetap bersemangat dalam menjalankan tugas di lapangan.
"Data yang dihasilkan harus benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat sehingga dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran," tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang lengkap dan jujur kepada petugas.
"Hasil sensus ini akan menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tanjabtim, Wasi Riyanto, mengungkapkan sebanyak 234 petugas telah disiapkan untuk melaksanakan pendataan selama periode sensus berlangsung.
Menurutnya, petugas akan menyasar berbagai jenis usaha dan rumah tangga guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





