16.138 PNS Kemenag Resmi Dilantik, Simak Ini Pesan Menteri Agama
Menag bersama PNS Kementerian Agama usai ikuti pelantikan--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Menteri Agama Nasaruddin Umar melantik 16.138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pelantikan berlangsung secara hybrid, Kamis (21/5/2026), di Auditorium HM. Rasjidi kantor layanan Kementerian Agama.
Menag mengucapkan selamat kepada para PNS yang telah dilantik, serta berpesan agar senantiasa mengingat jasa kedua orang tua.
BACA JUGA:Pangdam XX/TIB Tegaskan TMMD Jadi Motor Pembangunan Desa Saat Tutup TMMD Ke-128 di Sarolangun
"Kita jangan sampai melupakan kepada jasa kedua orang tua kita, kalian berhasil berkat doa kedua oang tua, mungkin anda tidak lihat, ada air mata di atas sajadah atau di tempat-tempat ibadah, mengucur, memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar anak-anaknya menjadi anak yang berhasil. Mungkin ada di antara kalian ada orang tua yang sudah mendahului dan tidak sempat menyaksikan anak-anaknya memakai baju KORPRI seperti sekarang ini," ujarnya.
BACA JUGA:Dua Gol Cristiano Ronaldo Antarkan Al-Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025/26
Menag juga berpesan, selain menaati peraturan kepegawaian, ASN Kemenag juga harus mengingat petuah kedua orangua dan senantiasa menjaga akhlak.
"Sebagai ASN Kementerian Agama selain prinsip akhlak yang disampaikan dalam pelatihan-pelatihan, akuntabel yang harus kita jaga, semuanya serba eksak, komprehensif, tepat, kompeten, adaptif, akhlak. Tapi khusus untuk Kementerian Agama, saya ingin mengingatkan. Kalau ingin berhasil karirnya, lakukanlah apa yang saya istilahkan dengan ISTIQAMAH," tuturnya.
Sebab sepanjang menjalani prinsip ISTIQAMAH, Menag menuturkan Allah akan senantiasa mendampingi seorang ASN hingga menuju puncak karir.
BACA JUGA:Gubernur Al Haris Lepas Kloter Terakhir Haji Jambi: Berangkat Akhir Lebih Nikmat, Ka'bah Mulai Sepi
"I yang pertama adalah ikhlas. Apa yang dimaksud ikhlas? ikhlasnya Kementerian Agama saya berharap berbeda dengan instansi lain. Ada dua macam ikhlas, ada mukhlis dan ada ikhlas dalam arti mukhlas. Mukhlis artinya orang yang melakukan berbagai macam kebaikan, semata-mata karena untuk memohon ridhonya Tuhan, tetapi masih bangga saat dipuji oleh orang," ungkap Menag.
"Kalau seseorang masuk dalam kategori muklas, maka ia akan bersedih pada saat kebaikannya diketahui oleh orang lain, sebab yang patut dipuji adalah Allah, jika seseorang merasa senang dipuji berarti mengambil haknya Allah. Seperti background putih, setetes tinta akan mengotori background, oleh karena itu ikhlasnya Kementerian Agama harus di atas standar instansi lain, ikhlasnya muklas," imbuhnya.
BACA JUGA:Ketua DPRD Bungo Ikuti Rakor Persetujuan Substansi Ranperda RTRW 2026-2045
Kemudian S adalah sabar. "Sabarnya jangan hanya sobir (bersabar), tetapi kalau ada yang mengusik, dia juga balas hal yang sama, itu enggak apa apa juga manusiawi kita membalas," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




