MITSUBISHI JANUARI 2026

Bekali Pemilih Pemula, Bawaslu Batang Hari Gelar Program Bawaslu Go To School

Bekali Pemilih Pemula, Bawaslu Batang Hari Gelar Program Bawaslu Go To School

Bekali Pemilih Pemula, Bawaslu Batang Hari Gelar Program Bawaslu Go To School-Ist-

BATANGHARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Batang Hari terus menggencarkan pendidikan politik bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui program "Bawaslu Go To School", pengawas pemilu berupaya mencetak pengawas partisipatif dari kalangan pemilih pemula agar tercipta pemilu yang bersih dan berintegritas.

BACA JUGA:Bupati M. Syukur Haru dan Bangga, Sang Putra Turut Wisuda Tahfidz di SMPN 1 Merangin

Kegiatan Bawaslu Go To School ini dilaksanakan di aula SMA Negeri 10 Kabupaten Batang Hari. Kehadiran tim Bawaslu bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya peran pemuda dalam mengawal jalannya demokrasi.

BACA JUGA:Buka FLS3N dan O2SN Tanjabtim, Bupati Dillah Tekankan Sportivitas

Dalam sosialisasi ini, para siswa diberikan materi mengenai pengenalan Tahapan Pemilu, Memahami cara kerja pemungutan suara. Bahaya Politik Uang, serta mengajak siswa menolak segala bentuk suap atau money politics.

Tidak hanya itu materi Literasi Digital juga disampaikan kepada para siswa bagaimana cara membedakan berita bohong (hoaks) dan kampanye hitam di media sosial.

Ketua Bawaslu Batang Hari Kaspun Nazir menyampaikan bahwa pemilih pemula memiliki potensi besar namun juga rentan terhadap manipulasi informasi. Oleh karena itu, keterlibatan aktif siswa sebagai Mata Pengawas di lingkungan sekitar sangat diharapkan.

"Kami ingin adik-adik siswa tidak hanya sekadar datang ke TPS untuk mencoblos, tapi juga peduli pada prosesnya. Jika mereka melihat kecurangan, mereka tahu harus berbuat apa. Inilah esensi dari pengawasan partisipatif.”Ujar Kaspun Nazir.

Program Bawaslu Go To School ini direncanakan akan menyasar seluruh sekolah menengah atas dan sederajat di wilayah ini secara bertahap. Diharapkan dengan adanya bekal pengetahuan ini, angka partisipasi pemilih pemula meningkat dan praktik kecurangan pemilu dapat ditekan sedini mungkin.(rza)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: