MITSUBISHI JANUARI 2026

Perkuat Layanan dan Kewaspadaan terhadap Haji Ilegal, Dirjen PE2HU Tinjau Bir Ali

Perkuat Layanan dan Kewaspadaan terhadap Haji Ilegal, Dirjen PE2HU Tinjau Bir Ali

Perkuat Layanan dan Kewaspadaan terhadap Haji Ilegal, Dirjen PE2HU Tinjau Bir Ali--

MADINAH, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, selaku Wakil Penanggung Jawab IV, meninjau layanan jemaah haji di Sektor Khusus Bir Ali, Sabtu (9/5/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan layanan kepada jemaah berjalan optimal, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap potensi praktik haji ilegal.

BACA JUGA:Ada Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026, Santri Bisa Kuliah S1-S2 Lebih Singkat

Dalam kunjungan tersebut, Jaenal menilai layanan di kawasan Bir Ali menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, kualitas layanan yang sudah berjalan baik harus terus dijaga melalui kerja bersama seluruh petugas di lapangan.

“Pelayanan haji di Bir Ali tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ini harus terus kita jaga sebagai tanggung jawab bersama dalam memberikan layanan terbaik kepada jemaah,” ujar Jaenal.

BACA JUGA:Utamakan Keselamatan Pekerja, PTPN IV PalmCo Perkuat Budaya K3 di Seluruh Unit Operasional

Selain aspek layanan, Jaenal juga menyoroti potensi gangguan operasional akibat penyebaran informasi terkait praktik haji ilegal di media sosial, termasuk ajakan keberangkatan tanpa prosedur resmi. Ia menegaskan, praktik tersebut tidak hanya membahayakan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu sistem layanan yang telah disiapkan pemerintah.

BACA JUGA:Brand Sepatu DBL, AZA x Disway Grup Kirim Sepatu dan Tas untuk Keluarga Almarhum Mandala

“Informasi terkait haji ilegal sangat berbahaya karena dapat mengganggu sistem layanan yang sudah disiapkan dan membebani petugas di lapangan,” tegasnya.

Jaenal meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keberadaan jemaah tanpa identitas resmi. Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi pengawasan di seluruh titik layanan, khususnya pada area transit dan jalur pergerakan jemaah.

BACA JUGA:Sikat Lecce 1-0, Juventus Naik Peringkat Ketiga Klasemen Sementara

Di hadapan petugas, Jaenal turut mengingatkan pentingnya penguatan karakter dan kesiapsiagaan petugas haji. Menurutnya, petugas tidak hanya dituntut hadir secara administratif, tetapi juga harus proaktif, memahami tujuan besar penyelenggaraan ibadah haji, serta mampu menentukan prioritas kerja di tengah dinamika lapangan.

Ia menambahkan, kerja sama tim harus menjadi budaya utama dalam pelayanan haji. Dengan koordinasi yang solid, layanan kepada jemaah dapat berjalan lebih efektif, responsif, dan terarah.

BACA JUGA:Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Satu Grup Bersama Jepang, Qatar dan Thailand

Menutup arahannya, Jaenal menegaskan bahwa tugas petugas haji merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalitas, dan keikhlasan. Seluruh ikhtiar pelayanan, kata dia, harus bermuara pada satu tujuan utama, yaitu memastikan jemaah haji Indonesia dapat beribadah dengan aman, tertib, nyaman, dan terlindungi.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait