MITSUBISHI JANUARI 2026

Perkuat Layanan Haji dan Umrah, 169 CPNS Kemenhaj Resmi Jadi PNS

Perkuat Layanan Haji dan Umrah, 169 CPNS Kemenhaj Resmi Jadi PNS

Perkuat Layanan Haji dan Umrah, 169 CPNS Kemenhaj Resmi Jadi PNS--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID— Sebanyak 169 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Kemenhaj resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Selasa (5/5/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara luring dan daring dari Masjid Lantai 2 Kantor Kemenhaj, Jakarta Pusat. Prosesi ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Teguh Dwi Nugroho.

BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian Rabu 6 Mei 2026, Hari Ini Kembali Turun Jadi Segini

Dalam arahannya, Teguh menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan amanah untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya jemaah haji dan umrah.

“Sebagai pegawai negeri sipil, saudara-saudara adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Setiap pelaksanaan tugas harus berorientasi pada kepentingan publik dengan menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme,” ujar Teguh.

BACA JUGA:Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Sikat China 1-0

Ia menekankan, setiap aparatur Kemenhaj harus memahami bahwa layanan haji dan umrah menyangkut kebutuhan masyarakat secara langsung. Karena itu, seluruh pegawai dituntut bekerja responsif, disiplin, dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan jemaah.

“Menjadi PNS itu melekat 24 jam. Bukan hanya di kantor, tetapi dalam setiap sikap dan perilaku sebagai representasi institusi,” katanya.

BACA JUGA:Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Pelantikan ini berlangsung di tengah operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang telah memasuki hari kelima belas. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari upaya Kemenhaj menghadirkan layanan yang aman, tertib, nyaman, dan terlindungi bagi jemaah.

Menurut Teguh, penyelenggaraan haji dan umrah membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, melayani dengan empati, serta menjaga kepercayaan publik di setiap lini layanan.

“Pengambilan sumpah ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tengah penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin kompleks dan dinamis,” ujarnya.

BACA JUGA:Tumbangkan Atletico Madrid 1-0, Arsenal Tembus Final Liga Champions

Teguh juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap teknologi dan digitalisasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, mudah diakses, transparan, dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait