MITSUBISHI JANUARI 2026

DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi

DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi

DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi--

MEDAN, JAMBIEKSPRES.CO.ID— Komisi VI DPR RI menegaskan pentingnya percepatan penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) di sektor perkebunan negara guna menjaga daya saing Indonesia di pasar global. Transformasi menuju praktik usaha berkelanjutan dinilai bukan lagi sekadar tuntutan etis, melainkan kebutuhan strategis.

Penegasan itu disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI ke Regional 1 PTPN IV di Medan, Sumatera Utara, dalam Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026. Rombongan dewan menyoroti langkah-langkah transformasi yang tengah dijalankan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) bersama entitas di bawahnya, termasuk PTPN IV PalmCo.

BACA JUGA:Awali 2026, Ekspor Kopi Jawa PTPN IV Tembus Pasar Inggris dan Amerika Serikat

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, mengatakan sektor perkebunan memiliki ketergantungan tinggi terhadap kualitas lingkungan dan penerimaan sosial masyarakat. Karena itu, penerapan ESG menjadi fondasi keberlanjutan usaha.

“ESG bukan lagi pilihan moral, tetapi kebutuhan strategis. Sektor ini sangat bergantung pada kualitas lingkungan, ketersediaan air, kesuburan tanah, dan dukungan masyarakat,” ujar Nurdin dalam arahannya kepada jajaran manajemen BUMN perkebunan, BP BUMN dan Danantara Asset Management.

BACA JUGA:PTPN III Dorong Kemandirian Pangan dan Energi Lewat Hilirisasi Ubi Kayu

Dalam pemaparan kepada dewan, Direksi PTPN III (Persero) yang diwakili Direktur Bisnis Ryanto Wisnuhardi menyebutkan bahwa transformasi tata kelola yang dilakukan mulai menunjukkan hasil. Kinerja keuangan grup berada dalam tren positif, yang antara lain ditopang kontribusi signifikan dari subholding kelapa sawit, PTPN IV PalmCo.

“Sekitar 80 persen pendapatan grup berasal dari komoditas utama yang dikelola PalmCo. Secara keseluruhan, PTPN Group juga mencatat skor risiko ESG sebesar 17,1 (kategori low risk) dari lembaga pemeringkat global Sustainalytics, yang mencerminkan tingkat kepatuhan terhadap standar keberlanjutan internasional”, ungkap Ryanto.

BACA JUGA: Manajemen PTPN IV Regional IV Pastikan Jaga Keseimbangan Alam

Capaian tersebut diperkuat oleh kinerja PalmCo secara mandiri. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, secara terpisah menyatakan bahwa perusahaan menempatkan ESG sebagai inti strategi bisnis.

Ia mengungkapkan, PalmCo telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 28,88 persen sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi. Selain itu, perusahaan juga memperluas kemitraan ekonomi kerakyatan melalui program plasma yang kini mencapai 46.314 hektare.

“Efisiensi bisnis dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan beriringan. Kami mendorong keduanya sebagai motor pertumbuhan perusahaan,” kata Jatmiko.

BACA JUGA:Awal 2026, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp5,5 Miliar untuk Program Sosial Lingkungan di Tiga Pulau

Sementara dukungan terhadap transformasi tersebut juga datang dari anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar. Ia menilai perbaikan tata kelola di tubuh PTPN menjadi indikator positif di tengah tantangan industri global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait