MITSUBISHI JANUARI 2026

DPRD Jambi Gelar Paripurna LKPJ Gubernur 2025

DPRD Jambi Gelar Paripurna LKPJ Gubernur 2025

DPRD Jambi Gelar Paripurna LKPJ Gubernur 2025-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).

‎Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, didampingi Wakil Ketua Ivan Wirata serta Samsul Riduan dan dihadiri 35 anggota DRPD Provinsi Jambi.

BACA JUGA:Jalan Nasional Sungai Penuh - Tapan Kembali Normal, BPJN Langsung Terjunkan Alat Berat Tengah Malam

‎Juga hadir Sekda Provinsi Jambi, Asisten Gubernur, dan para kepala OPD Provinsi Jambi.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, penyampaian LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD merupakan agenda konstitusional tahunan.

BACA JUGA:Razia di Lapas Perempuan Jambi, Benda Tajam Hingga Kelebihan Pakaian dan Bantal Disita Petugas

‎Hal itu diatur secara yuridis formal dalam pasal 69 dan pasal 71 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

‎Ia menjelaskan, laporan tersebut memiliki makna strategis sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada publik.

‎“LKPJ yang disampaikan ini memiliki makna yang sangat strategis dan diharapkan dapat secara lebih transparan memberikan informasi dan pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada publik,” katanya.

‎Dalam pemaparannya, dia menuturkan kondisi makro ekonomi Provinsi Jambi tahun 2025 yang menunjukkan pertumbuhan positif.

‎“Ekonomi Provinsi Jambi tumbuh sebesar 4,93 persen yang didorong oleh pertumbuhan hampir seluruh lapangan usaha,” tuturnya.

‎Al Haris menjelaskan, sektor transportasi dan pergudangan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi.

‎Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi adalah transportasi dan pergudangan yaitu sebesar 8,88 persen.

‎Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi berasal dari ekspor barang dan jasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait