MITSUBISHI JANUARI 2026

Puluhan Petani di Mandiangin Blokir Jalan PT SAM

Puluhan Petani di Mandiangin Blokir Jalan PT SAM

Puluhan petani saat menggelar aksi di simpang jalan PT SAM, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun.-Ist-

SAROLANGUN, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Puluhan petani plasma dari Desa Gurun Tuo dan Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, menggelar aksi demonstrasi damai dengan memblokir simpang jalan produksi milik PT SAM, Senin (6/4/2026).

BACA JUGA:Gaji Tak Dibayar, Puluhan Perangkat Desa di Batang Hari “Curhat” ke DPRD Jambi

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan petani terhadap hasil penjualan yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kesepakatan awal, yakni pola pembagian 70:30 antara perusahaan dan petani.

BACA JUGA:9 Musibah Kebakaran, 33 Rumah Warga Terdampak

Para petani mengaku heran karena pendapatan dari hasil panen tidak sebanding dengan luas lahan yang telah mereka serahkan kepada perusahaan sebagai bagian dari kemitraan.

Koordinator aksi, Zikri, dalam orasinya menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan akumulasi dari persoalan yang telah lama tidak mendapatkan kepastian penyelesaian.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk perjuangan petani plasma yang selama ini belum mendapatkan kejelasan. Kami berharap persoalan ini segera dituntaskan,” ujarnya.

Aksi sempat memanas ketika seorang pria yang mengaku sebagai pihak keamanan datang dengan nada tinggi, sehingga memicu ketegangan di lokasi. Namun situasi kembali kondusif setelah pihak pengamanan perusahaan bersama aparat TNI turun tangan menenangkan massa.

Pihak pengamanan PT SAM menyampaikan bahwa perwakilan manajemen perusahaan akan segera menemui para demonstran untuk melakukan dialog.

Namun, hingga siang hari, pihak perusahaan belum terlihat hadir di lokasi aksi. Sementara itu, para petani masih bertahan di depan portal jalan produksi.

Akibat aksi tersebut, sejumlah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) milik PT SAM tertahan dan belum dapat memasuki area perusahaan. Meski demikian, aksi tetap berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat keamanan.(hbd) 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: