MITSUBISHI JANUARI 2026

Minta Buka Selat Hormuz, Trump Ultimatum Iran Dalam 48 Jam

Minta Buka Selat Hormuz, Trump Ultimatum Iran Dalam 48 Jam

Ilustrasi jalur pelayaran di Selat Hormuz, Teluk Persia. /ANTARA/Anadolu/py.--

ISTANBUL, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran memiliki waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz.

"Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz," kata Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social, Sabtu (4/4) dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Dramatis! Bayern Muenchen Comebak, Lumat Freiburg 3-2

"Waktu hampir habis — 48 jam sebelum neraka menimpa mereka," ujarnya.

Pada 26 Maret, Trump mengatakan ia memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari setelah Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan melewati Selat Hormuz.

BACA JUGA:Bantai Port Vale 7-0, Chelsea Melenggang Mulus ke Semifinal Piala FA

Eskalasi di Timur Tengah telah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta fasilitas militer AS di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.

BACA JUGA:Arief Wismoyono Raih Juara Lari Lintas Alam Kerinci100 Jambi, Usai Menempuh Medan Terjal 18 Jam

Iran juga membatasi pergerakan kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: