BPDP: PalmCo Paling Aktif Dampingi Peremajaan Sawit Rakyat
Sejumlah petani sawit dalam program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang dilakukan PTPN IV PalmCo. ANTARA/HO-PalmCo--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyatakan PTPN IV PalmCo sebagai perusahaan paling aktif dalam pendampingan program peremajaan sawit rakyat (PSR) secara nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP Dwi Nuswantara mengatakan PalmCo, sub holding PTPN III (Persero) itu mencatat luasan pendampingan terbesar dibandingkan perusahaan lain.
BACA JUGA:Siaga Hadapi Kemarau, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla hingga Strategi Agronomi
"Peringkat pertama adalah PTPN atau PalmCo seluas 6.672 hektare. Selanjutnya disusul oleh Sinar Mas seluas 4.426 hektare dan Asian Agri seluas 3.204 hektare,” kata Dwi dalam keterangan di Jakarta, Jumat dikutip dari Antara.
Dia menyampaikan capaian itu mencerminkan pergeseran pendekatan dalam pelaksanaan PSR yang tidak lagi semata bertumpu pada pembiayaan, tetapi juga penguatan aspek teknis di lapangan.
BACA JUGA:Sambut Idul Fitri 2026, PTPN IV PalmCo Berikan Bantuan Sosial Berkelanjutan
Upaya percepatan program PSR melalui skema kemitraan menunjukkan perkembangan signifikan. Di tengah dorongan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat, peran perusahaan sebagai pendamping dinilai kian krusial.
Dwi menjelaskan program PSR dengan dukungan dana BPDP telah berjalan sejak 2017. Setiap tahun, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp3 triliun untuk peremajaan sekitar 100.000 hektare kebun sawit rakyat.
BACA JUGA:Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PTPN IV PalmCo Kucurkan CSR Rp2,4 Miliar & Gandeng Ribuan Petani
"Namun, serapan program ini kerap menghadapi tantangan, mulai dari kesiapan petani hingga aspek teknis budidaya," ujarnya.
Menurutnya dalam konteks itulah kehadiran korporasi dinilai strategis. Pendampingan tidak hanya memastikan penggunaan dana tepat sasaran, tetapi juga menjaga kualitas pelaksanaan sejak tahap penanaman ulang hingga pengelolaan kebun.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, menegaskan keterlibatan perusahaan dalam PSR merupakan bagian dari mandat sebagai badan usaha milik negara.
BACA JUGA:Lebaran 2026, PTPN Group Berangkatkan 2.795 Pemudik Gratis Gunakan 70 Unit Bus
Menurut dia, keberlanjutan industri sawit nasional sangat bergantung pada peningkatan kapasitas kebun rakyat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



