MITSUBISHI JANUARI 2026

Resmi! Harga BBM Tidak Naik, Berikut Harga BBM di SPBU Se Indonesia Per 1 April 2026

Resmi! Harga BBM Tidak Naik, Berikut Harga BBM di SPBU Se Indonesia Per 1 April 2026

Petugas di SPBU sedang melayani pembeli BBM-DOK Pertamina Patraniaga-

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seluruh Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke resmi tidak naik per 1 April 2026.

Artinya, harga BBM untuk periode April 2026 mengacu pada harga BBM periode Maret 2026.

BACA JUGA:Ini Alasan Mengapa Pilih Jumat Sebagai Hari WFH ASN

Dikutip dari MyPertamina, Untuk wilayah Jabodetabek misalnya, Pertamax sebesar Rp12.300 per liter,  Pertamax Green 95 sebesar Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.100 per liter, Dexlite sebesar Rp14.200 per liter dan  Pertamina Dex sebesar Rp14.500 per liter.

Tidak naiknya harga BBM baik subsidi muapun non subsidi ini sebagai bukti komitmennya Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengikuti arahan kebijakan Pemerintah.

BACA JUGA:RESMI! Pemerintah Berlakukan Efisiensi Perjalanan Dinas Hingga 50 Persen

Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok (supplier), serta optimalisasi sistem distribusi untuk menjaga pasokan tetap aman dan tersedia bagi masyarakat.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan akan terus melakukan upaya secara maksimal dalam menghadapi dinamika yang ada, dengan mengedepankan keandalan layanan serta kesinambungan distribusi energi nasional.

BACA JUGA:Pemerintah Resmi Terapkan WFH Bagi ASN Setiap Jumat

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM. Di sisi lain, dilakukan juga berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying”, ujar Roberth.

Penggunaan energi yang hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama dengan Pertamina melaksanakan kebijakan Pemerintah dalam hal hemat energi melalui aktivitas baik pribadi maupun secara institusi.

BACA JUGA:Terdakwa Helen Dian Krisnawati Tidak Ajukan Eksepsi, Sidang Lanjut Pemeriksaan Saksi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: