Kapal Tanker Malaysia Diizinkan Lintasi Selat Hormuz
Ilustrasi jalur pelayaran di Selat Hormuz, Teluk Persia. /ANTARA/Anadolu/py.--
ISTANBUL, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan kapal tanker minyak Malaysia akan diizinkan melintasi Selat Hormuz.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas izin tersebut, kantor berita Bernama melaporkan.
"Sekarang kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar dalam pidato di televisi, Kamis (26/3) dikutip dari Antara.
"Namun, ini tidak mudah karena Iran merasa telah berkali-kali ditipu dan sulit menerima langkah menuju perdamaian tanpa perjanjian yang mengikat dan jaminan keamanan," katanya, menambahkan.
Menurut Anwar, dampak konflik telah meluas ke Lebanon, di mana "lebih dari 1 juta orang kehilangan rumah dan harta benda mereka."
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Kamis 27 Maret 2026, Hari Ini Anjlok Rp40.000 Jadi Rp2,810 Juta per Gram
Ia juga menegaskan bahwa akar konflik di Palestina dan Gaza masih belum terselesaikan dan terus memperburuk situasi.
Anwar menegaskan Malaysia akan terus memainkan peran aktif dalam mendukung upaya perdamaian kawasan.
Malaysia, katanya, mengambil "sikap tegas terhadap ketidakadilan, penindasan, dan agresi yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat."
BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian Jumat 27 Maret 2026, Emas UBS dan Galeri24 turun
Namun, ia mengatakan situasi menjadi lebih kompleks karena respons Iran juga berdampak pada negara-negara Teluk.
Ia juga mengatakan telah berbicara dengan Pezeshkian dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi untuk membahas eskalasi di Timur Tengah.
Anwar melakukan panggilan telepon pada Kamis pagi dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif untuk ketiga kalinya guna membahas upaya Pakistan mencapai perdamaian di kawasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




