Pasca Lebaran, Wabup A. Khafidh Minta Pasar Bangko Segera Dibersihkan
Pasca Lebaran, Wabup A. Khafidh Minta Pasar Bangko Segera Dibersihkan--
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, bergerak cepat merespons kondisi tata kota pasca-hari raya Idul Fitri 2026.
Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Zulhifni, Wabup memimpin rapat koordinasi lintas sektoral guna mengembalikan wajah Kota Bangko, khususnya area Pasar Beduk, ke kondisi semula.
BACA JUGA:Viral Dugaan Pungli di Jembatan PLTA Danau Kerinci, Dua Oknum Diamankan
Dalam arahannya, A. Khafidh menekankan bahwa penumpukan sampah dan kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) merupakan tantangan tahunan yang harus dijawab dengan langkah nyata dan cepat oleh pemerintah.
"Tuntutan masyarakat ingin cepat, maka kita harus menjawab dengan cepat. Fenomena semrawut pasca-Idul Fitri ini memang terjadi setiap tahun karena aktivitas terpusat di kota, namun kita tidak boleh lengah," ujar Wabup, Rabu (25/3).
Wabup A. Khafidh menyoroti kondisi sampah yang berserakan di titik-titik bekas lokasi bazar swasta. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) segera menelusuri komitmen retribusi kebersihan dengan pihak penyelenggara.
"Bazar itu dilakukan swasta dan tentu ada komitmennya. Kalau mereka bayar retribusi, tolong LH tindak lanjuti pembersihannya. Kalau belum ada komitmen, panggil penyelenggaranya. Mana tanggung jawabnya? Jangan sampai kondisi ini mendahului pemberitaan media karena ini memalukan bagi kota kita," tegasnya.
BACA JUGA: Soal Rencana Sekolah Daring Sehabis Lebaran Batal
Selain masalah sampah, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah relokasi PKL yang sempat diberikan kelonggaran berjualan di badan jalan selama bulan Ramadan. Wabup memerintahkan camat dan lurah untuk bersinergi mengembalikan fungsi jalan seperti semula.
"Mulai hari ini kita kembalikan. Pak Camat tolong koordinasikan dengan Lurah agar satu pemahaman: kita kembalikan (tata ruang) seperti sebelum Ramadan," tambahnya.
Langkah penertiban ini nantinya akan melibatkan personel Satpol PP untuk pengawasan di lapangan, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perkim untuk mengevaluasi fasilitas ruko yang tidak memiliki penampungan sampah yang memadai.
BACA JUGA:Soal Isu Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Pembelajaran Daring, Ini Kata BGN
Wabup juga meminta Dinas Kominfo untuk mensosialisasikan langkah-langkah ini kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan. "Tujuannya jelas, kita ingin kota kembali rapi, bersih, dan nyaman bagi semua warga Merangin," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




