Soal Isu Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Pembelajaran Daring, Ini Kata BGN
Ribuan Anak Sekolah Nikmati Program MBG-Ist-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan isu tentang pemaksaan siswa yang mengikuti pembelajaran daring untuk datang ke sekolah guna mengambil Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak benar atau hoaks.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Rabu 25 Maret 2026, Hari Ini Melonjak Rp7.000 Jadi Rp2,85 juta/gr
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya mengemukakan pihaknya saat ini belum menyusun atau membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran MBG dalam kondisi pembelajaran daring.
"Sampai saat ini, pemerintah sendiri belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," katanya dikonfirmasi di Jakarta, Rabu dikutip dari Antara.
Sony menambahkan, pelaksanaan Program MBG sejauh ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung secara tatap muka.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, utamanya yang beredar di media sosial. Setiap kebijakan resmi terkait MBG akan disampaikan langsung oleh BGN melalui kanal komunikasi yang kredibel.
BGN juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas gizi maupun tata kelola penyaluran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Libur Lebaran 2026, Polres Kerinci Jamin Kenyamanan Wisatawan di Objek Wisata
"Jika nantinya ada kebijakan baru, termasuk dalam situasi pembelajaran daring, tentu akan kami kaji secara matang dan diumumkan secara resmi," tuturnya.
Sebelumnya, beredar isu bahwa pembelajaran siswa akan kembali dilaksanakan secara daring dalam rangka penghematan BBM, namun, pemerintah belum mengumumkan secara resmi terkait kebijakan tersebut.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menyatakan tak setuju soal wacana kegiatan belajar bagi siswa sekolah kembali dilaksanakan secara daring mulai April 2026 demi kebijakan efisiensi atau strategi penghematan energi yang dilakukan pemerintah.
BACA JUGA:Akhir Musim, Mohamed Salah Umumkan Tinggalkan Liverpool
Belajar dari pengalaman COVID-19, menurut dia, strategi pembelajaran daring kurang efektif bagi siswa sekolah. Dia mengatakan bahwa wacana kebijakan itu perlu dikaji lebih mendalam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




