Lebaran 2026, Pemkab Kerinci Mulai Aktifkan Satgas Kebersihan
Tumpukan sampah di salah satu wilayah di Kabupaten Kerinci, Jambi, Selasa (17/3/2026). ANTARA/HO-Dinas Lingkungan Hidup Kerinci--
KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi mulai mengaktifkan satuan tugas (satgas) kebersihan penanganan sampah saat perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci Neneng Susanti di Kerinci, Selasa, mengatakan satuan tugas itu mulai aktif sejak Jumat (13/3).
BACA JUGA:Cek Arus Mudik, Kapolda Jambi Pastikan Kelancaran di Wilayah Hukum Polda Jambi
Sejak dibentuk, tim satgas telah melaksanakan gotong royong massal yang dimulai dari wilayah Kayu Aro Barat dan Ujung Ladang, kemudian akan dilanjutkan ke Danau Kerinci Barat hingga kawasan Bukit Kerman.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh adat, kelompok pemuda, hingga unsur TNI dan Polri.
BACA JUGA:Ini Dia Faktor yang Membuat Penumpang Mitsubishi Destinator Tetap Nyaman
Selain penanganan langsung di lapangan, DLH Kerinci juga sedang menyiapkan sejumlah program jangka panjang untuk meningkatkan pengelolaan sampah melalui upaya penataan lingkungan dan pemetaan dengan menggelar survei dan identifikasi lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah wilayah.
Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kerinci yang lebih bersih dan tertata.
BACA JUGA:Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko
Menurutnya, kegiatan tersebut tahap awal dari pelaksanaan program nasional “ASRI” yang bertujuan memetakan lokasi penumpukan sampah liar sehingga dapat segera ditangani secara sistematis.
Di sisi lain, pemerintah daerah telah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat, terkait rencana pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) serta penguatan fasilitas instalasi pengolahan sampah terpadu (IPST) di Kabupaten Kerinci.
BACA JUGA:Mengenal Fitur Keselamatan Canggih Mitsubishi Xforce
Mengingat persoalan pengelolaan sampah tidak dapat ditangani oleh pemerintah semata, katanya, diperlukan keterlibatan aktif masyarakat serta dukungan berbagai pihak agar upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kerinci dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengetahui kondisi riil di lapangan, tidak sekadar mendokumentasikan, tetapi juga mencari solusi konkret agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan," demikian Neneng dikutip dari Antara. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




