RESMI! Timnas Iran Mundur dari Ajang Piala Dunia 2026
Logo Piala Dunia -Ist-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Tim nasional Iran dilaporkan mundur dari Piala Dunia 2026 yang merupakan respon dari serangan udara Amerika Serikat ke Iran pekan lalu.
Dikutip dari OneFootball, Rabu, Menteri Olahraga Iran Ahmad Doyanmali menyampaikan kabar tersebut dan terdapat beberapa hal yang menjadi landasan diambilnya keputusan ini.
BACA JUGA:Jambi 14 Titik dan Riau Terbanyak Titik Panas, Daerah Habitat Harimau Sumatera Terbakar
"Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," ujar Doyanmali dikutip dari Antara.
Selain akibat terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ayatolla Ali Khamenei, Doyanmali juga menjelaskan jika keputusan untuk mundur turut mempertimbangkan keselamatan dari tim.
Sejatinya Iran berada di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir dan Timnas Selandia Baru yang semua pertandingannya dilangsungkan di Amerika Serikat.
"Orang-orang kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran," jelas Doyanmali.
BACA JUGA:Dukung Pidana Kerja Sosial, Pemkab Merangin Teken MoU dengan Bapas Muaro Bungo
"Mereka telah memaksa dua perang terhadap kami dalam delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran semacam itu," tutupnya.
Sebelumnya Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan jika Timnas Iran dapat tampil pada ajang Piala Dunia di Negeri Paman Sam setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
BACA JUGA:Kejati Jambi: Kasus SAD Bujang Rimbo Sudah Inkrah, Putusan 3 Bulan 10 Hari
"Selama pembicaraan, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat. Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya," ujar Infatino beberapa waktu lalu, dikutip dari Marca. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




