KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Paket Lengkap! KPK Ternyata Juga Tangkap Wabup Rejang Lebong

Paket Lengkap! KPK Ternyata Juga Tangkap Wabup Rejang Lebong

Wakil Bupati Rejang Lebong yang juga ketua TPPS Rejang Lebong, Hendri Praja. ANTARA/Nur Muhamad--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menangkap Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.

"Ya, salah satu yang juga diamankan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Butuh Modal Nikah, Residivis di Jambi Nekat Bobol Rumah Warga

Lebih lanjut, Budi mengatakan baik Bupati maupun Wakil Bupati Rejang Lebong sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan. 

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

BACA JUGA:Ramadhan 1447 H, REI Jambi Berbagi Santunan Anak Yatim dan Perkuat Sinergi dengan Perbankkan

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026. Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

BACA JUGA:Pastikan Kesiapan BBM Arus Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU Rest Area KM 57

OTT kedua, pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan penangkapan terhadap Wali Kota Madiun Maidi. Lembaga antirasuah pada 20 Januari 2026, mengumumkan Maidi sebagai salah satu tersangka dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.

BACA JUGA:Pastikan Kesiapan BBM Arus Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Tinjau SPBU Rest Area KM 57

Pada 19 Januari 2026, KPK melakukan OTT ketiga dan menangkap Bupati Pati Sudewo. Pada 20 Januari 2026, KPK mengumumkan Sudewo sebagai salah satu tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

OTT keempat, pada 4 Februari 2026, yakni di lingkungan KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penangkapan terkait proses restitusi pajak di lingkungan KPP tersebut.

Pada 4 Februari 2026, KPK mengumumkan OTT kelima terkait importasi barang KW atau tiruan. Salah satu yang ditangkap adalah mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

BACA JUGA:Aksi Sosial BPJS Ketenagakerjaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: