KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

IPH Merangin Minggu Pertama Maret Turun 2,8 Persen

IPH Merangin Minggu Pertama Maret Turun 2,8 Persen

IPH Merangin Minggu Pertama Maret Turun 2,8 Persen--

BANGKO , JAMBIEKSPRES.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati Merangin H M Syukur dan Wabup H A Khafidh, terus memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Bupati diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Merangin Hendri Widodo, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Langkah Kongkret Pengendalian Inflasi Daerah 2026 secara virtual dari Ruang MPC Bappeda, Senin (09/03).

BACA JUGA:Bupati Hurmin Kembali Rombak Kabinet, Lantik 20 Pejabat di Lingkup Pemkab Sarolangun, Ini Nama-Namanya

‘’Penurunan IPH sebesar 2,8 persen ini merupakan sinyal baik bagi daya beli masyarakat. Namun, kita tetap waspada terhadap volatilitas harga pada komoditas hortikultura yang sangat bergantung pada musim,’’ujar Hendri Widodo.

Rakor rutin tingkat nasional ini menjadi instrumen krusial bagi pemerintah daerah untuk memantau fluktuasi harga barang pokok dan merumuskan kebijakan intervensi yang tepat sasaran di tengah dinamika ekonomi global.

BACA JUGA:Terima 10 Program PPM; Bupati Sebut SKK Migas PetroChina Berkontribusi Besar bagi Pembangunan Tanjab Barat

Hadir mendampingi Staf Ahli dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemkab Merangin Kepala Bappeda Zainal Abidin, Kadis Perternakan dan Perkebunan Daryanto.

Hadir juga Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Mujibur Rahman, Perwakilan dari BPBD Merangin Totok, Kabag Sumber Daya Alam Khaidir. Dari instansi vertikal hadir Tessa Aprilia mewakili Kejari Merangin, Kepala Bulog Hamdan.

BACA JUGA:SKK Migas PetroChina Safari Ramadan di Tanjab Barat, Serahkan 10 Program PPM dan Santuni Anak 50 Anak Yatim

Sementara itu menurut Kadis Peternakan dan Perkebunan Merangin Daryanto, berdasarkan hasil pemaparan dalam rakor tersebut, tren ekonomi di Kabupaten Merangin menunjukkan capaian yang positif.

Data menunjukkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin pada minggu pertama Maret 2026 ini tercatat sebesar -2,8 persen.

BACA JUGA:Termasuk Tol di Jambi, HK Terapkan Pembatasan Operasional Angkutan Barang di Sejumlah JTTS

‘’Angka minus ini mengindikasikan bahwa secara umum terjadi penurunan harga atau deflasi sebesar 2,8 persen, dibandingkan dengan rata-rata harga pada bulan Februari 2026,’’ujar Daryanto.

Penurunan ini lanjutnya, mencerminkan ketersediaan pasokan yang mulai stabil di pasar lokal. Meskipun secara umum IPH mengalami penurunan, pemerintah tetap memberikan atensi khusus pada beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga paling dinamis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: