KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Bupati Muaro Jambi BBS Didampingi Ketua TP PKK Buka Gebyar Ramadan di Jaluko

Bupati Muaro Jambi BBS Didampingi Ketua TP PKK Buka Gebyar Ramadan di Jaluko

Bupati Muaro Jambi BBS Didampingi Ketua TP PKK Buka Gebyar Ramadan di Jaluko--

MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno,SP.MM.M.Si  didampingi Ketua TP PKK Ririn Novianty,SE membuka secara resmi pelaksanaan Gebyar Ramadan,Minggu pagi (01/3/2026).

Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini dipusatkan di lapangan masjid jami' miftahurrahman desa simpang sungai duren,Kecamatan Jaluko.

BACA JUGA:Sudah Dilarang Dinas Pendidikan Tebo, Tanuji ASN Tebo Nekat Ikut Pilkades

Bupati Muaro Jambi menegaskan, kehadiran pasar murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan ini.

“Pasar murah ini tentunya menawarkan harga yang relatif lebih murah dibanding harga di pasaran umum, untuk itu kepada masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” Ujar Bupati BBS.

BACA JUGA:Digebuk Getafe 1-0, Real Madrid Makin Tertinggal dari Barcelona di Papan Klasemen

Pembukaan pada Minggu pagi (01/3) ini disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

ia menambahkan,Tidak hanya menjadi pusat kuliner dan bazar UMKM, Gebyar ramadhan ini  juga menghadirkan layanan publik terpadu untuk masyarakat 

BACA JUGA:Wabup A. Khafidh Ingatkan Bahaya Penculikan Anak dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran

Beberapa instansi yang membuka stand pelayanan antara lain, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melayani administrasi kependudukan, Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga,tuturnya.

BACA JUGA:Safari Ramadan di Margo Tabir, Bupati M. Syukur Paparkan Strategi Pembangunan dan Program Unggulan

Kehadiran layanan ini membuat Bazar Ramadhan  bukan sekadar pusat ekonomi, tetapi juga ruang pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat.

Ia menyebutkan, Ramadhan bukan sekadar bulan untuk meningkatkan kualitas ibadah secara personal, tetapi juga momentum membangun kepedulian sosial dan menguatkan fondasi ekonomi umat. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: