KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Safari Ramadan di Margo Tabir, Bupati M. Syukur Paparkan Strategi Pembangunan dan Program Unggulan

Safari Ramadan di Margo Tabir, Bupati M. Syukur Paparkan Strategi Pembangunan dan Program Unggulan

Safari Ramadan di Margo Tabir, Bupati M. Syukur Paparkan Strategi Pembangunan dan Program Unggulan--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi istri, Lavita Syukur, kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Merangin. 

Kali ini, rombongan mengunjungi Masjid Al-Ikhlas, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Margo Tabir, Senin (02/03).

BACA JUGA:Gubernur Puji Semangat Bupati H M Syukur Bangun Merangin

Kegiatan diawali dengan perjalanan dari Rumah Dinas Bupati pada pukul 17.30 WIB melalui jalur Simpang Mensango. Setibanya di kediaman Kepala Desa Tegal Rejo, Bapak Tulus, Bupati disambut hangat oleh warga setempat. 

Di sana, rombongan melaksanakan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah sebelum berlanjut ke Masjid Al-Ikhlas untuk menunaikan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

BACA JUGA:Bupati Merangin: Jalankan Puasa Penuh Kegembiraan dan Keimanan

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menjelaskan bahwa Safari Ramadan ini dibagi menjadi empat tim guna menjangkau seluruh kecamatan di Merangin. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas pergeseran jadwal yang semula direncanakan pada akhir Februari lalu.

BACA JUGA:Apresiasi Kepatuhan Masyarakat, Pembina Samsat Provinsi Jambi Luncurkan Program Undian Kilau Emas Samsat Jambi

"Acara ini bukan sekedar seremonial, tetapi memiliki makna luar biasa untuk membangun silaturahmi. Sebagai Bupati, saya ingin selalu dekat dengan masyarakat dalam keadaan apa pun," ujar M. Syukur.

Menanggapi keluhan masyarakat mengenai infrastruktur, Bupati mengakui kondisi jalan di wilayah tersebut masih memprihatinkan. 

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi BOP Kesetaraan Disdik Batang Hari, Nur Asia Divonis 3 Tahun Penjara

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin menghadapi tantangan berat berupa pemotongan anggaran dari pemerintah pusat mencapai ratusan miliar rupiah sejak tahun 2024. Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa efisiensi tetap dilakukan.

"Tahun 2025, meski anggaran dipotong Rp150 miliar, kita berhasil membangun hampir 18 km jalan. Untuk tahun ini, pemotongan anggarannya Rp240 miliar. Karena anggaran aspal terbatas, kita mengubah strategi dengan pengadaan alat berat (grader dan vibro) di setiap wilayah agar jalan rusak tetap fungsional dan bisa dilewati warga," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait