MITSUBISHI JANUARI 2026

Wabup A. Khafidh Hadiri Peresmian 159 Unit Bedah Rumah BSPS di Tanah Abang

Wabup A. Khafidh Hadiri Peresmian 159 Unit Bedah Rumah BSPS di Tanah Abang

Wabup A. Khafidh Hadiri Peresmian 159 Unit Bedah Rumah BSPS di Tanah Abang--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menghadiri peresmian selesainya pembangunan Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Minggu (8/2). 

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi PDI-Perjuangan, Edi Purwanto.

BACA JUGA:Wakili Bupati, Asisten I Sukoso Hadiri Khatmil Quran 12 Santri Ponpes Tahfizul Quran Pulau Raman

Pasalnya, bantuan BSPS merupakan program Pemerintah Pusat melalui jalur aspirasi Edi Purwanto sebagai Anggota DPR-RI dari Dapil Jambi. Peresmian tersebut juga bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Tanah Abang yang ke-43.

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Edi Purwanto atas kontribusinya bagi masyarakat Merangin. Ia mengakui bahwa keterbatasan APBD membuat pemerintah daerah sulit memenuhi kebutuhan bedah rumah secara mandiri dalam skala besar.

BACA JUGA:Sambut Imlek, Sy Fasha Bagikan Sembako Gratis Untuk Warga Tionghoa

"Tahun 2026 ini, APBD Merangin hanya mampu mengalokasikan bantuan untuk 10 unit rumah. Alhamdulillah, melalui perjuangan Pak Edi Purwanto di Komisi V DPR RI, Kabupaten Merangin mendapat tambahan signifikan sebanyak 159 unit," ujar A. Khafidh.

Dari total 159 unit tersebut, 21 rumah berlokasi di Desa Tanah Abang dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta per rumah. Selebihnya tersebar di beberapa wilayah lain di Merangin, termasuk Kecamatan Pamenang.

BACA JUGA:Harga Beras SPHP dan Minyakita Dipastikan Bapanas Sesuai HET

Edi Purwanto menjelaskan bahwa BSPS adalah program stimulan yang mengedepankan filosofi gotong royong. Negara hadir memberikan pancingan dana, namun keterlibatan masyarakat sekitar menjadi kunci kesuksesan pembangunan.

"Jika ada warga yang rumahnya layak dibedah tapi tidak punya dana pendamping, di sinilah semangat gotong royong harus muncul. Yang mampu bisa menyumbang semen atau besi. Intinya, negara ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah bocor atau tidak layak huni," kata Edi di hadapan awak media.

BACA JUGA:Puluhan Ribu Jamaah Ziarah Kubro 2026 Putihkan Kota Palembang

Edi juga membawa kabar baik bagi warga Jambi. Ia menargetkan kuota aspirasi BSPS untuk tahun mendatang akan ditingkatkan secara signifikan.

"Insya Allah tahun depan saya mengupayakan kuota yang lebih besar, sekitar 2.000 rumah. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang layak dan sehat," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait