Tekan Lonjakan Harga LPG 3 Kg, Disperindagkop Gelar Operasi Pasar
Tekan Lonjakan Harga LPG 3 Kg, Disperindagkop Gelar Operasi Pasar-Ist-
MUARATEBO, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Menyikapi adanya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang berdampak pada melonjaknya harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tebo Sabtu (1/2) kemarin menggelar operasi pasar LPG 3 Kg Kota Muaro Tebo Kecamatan Tebo Tengah.
BACA JUGA:Pemkab Sarolangun Komitmen Dukung Ekonomi Desa Melalui BUMDes
Kadis Perindagkop dan UKM Kabupaten Tebo Mardiansah mengatakan bahwa kegiatan ini berkerjasama dengan pihak Pertamina,selain dilakukan untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg juga dalam menyambut bulan Ramadhan agar ketersediaan gas elpiji bersubsidi bagi masyarakat serta menekan lonjakan harga biar tetap sesuai ketentuan pemerintah.
BACA JUGA:Angin Kencang, Nelayan Enggan Melaut, Pasokan Ikan Berkurang
"Kita berkerjasama dengan pihak Pertamina, kita berharap Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg ini bisa mengatasi kelangkaan dan menjamin ketersediaan Gas LPG dg harga sesuai ketentuan" ujar Mardiansyah.
Terkait harga jual yang diberikan, Mardiansyah mengatakan bahwa pada Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg, pihaknya menjual dengan harga sesuai HET, "kita jual sesuai dg harga HET yaitu 18 ribu rupiah" jelasnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan Operasi Pasar di Kecamatan lainnya, Mardiansyah mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu koordinasi dari pihak Pertamina, "untuk lokasi lainnya, kita masih menunggu informasi dari pihak Pertamina, kapan kapan dilaksanakan yang sudah baru di Rimbo Bujang DNA Tebo Tengah dengan Total 1.120 tabung" tuntasnya.
Sebelumnya pada Jumat (30/1), Disperindag Kabupaten Tebo juga telah melaksanakan Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg di Kecamatan Rimbo Bujang. Operasi pasar ini dilaksanakan bekerja sama dengan PT Gelora Energi Sentosa selaku pihak penyalur, dan dipusatkan untuk melayani masyarakat di tiga kelurahan yang dikenal sebagai Tri Agung, yakni Kelurahan Mandiri Agung, Wirotho Agung, dan Sarana Agung.
“Gas elpiji 3 kilogram dijual dengan harga Rp19.000 per tabung. Harga ini sesuai dengan standar Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ade Irawan Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tebo.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat yang ingin membeli LPG 3 Kg diwajibkan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pendataan. Operasi pasar dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan total pasokan sebanyak 560 tabung gas elpiji 3 kilogram yang disediakan bagi masyarakat. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 142 tabung berhasil terjual.
Melalui kegiatan ini, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tebo berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gas elpiji bersubsidi sekaligus mencegah praktik penjualan di atas HET di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang. (bjg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



