KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Pemprov Jambi sebut pembangunan 275 gerai KDMP tuntas April 2026

Pemprov Jambi sebut pembangunan 275 gerai KDMP tuntas April 2026

Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Sardaini saat memberikan keterangan di Jambi, Rabu (28/1/2026). Ia mengatakan sebanyak 275 gerai koperasi di Jambi April 2026 bisa beroperasi. ANTARA/Agus Suprayitno.--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyebut sebanyak 275 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tuntas pada April 2026 sehingga bisa digunakan untuk melayani masyarakat.

"Sebanyak 275 gerai dalam proses pembangunan berdasarkan keterangan dari Agrinas (PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), red.), pada April mendatang bisa beroperasi," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jambi Sardaini di Jambi, Rabu, dikutip dari antara. 

BACA JUGA:Buka Pelatihan UMKM, Bupati M. Syukur Dorong Industri Lokal Masuk Dunia Ritel Waralaba

Ia mengatakan pembangunan gerai tersebut tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, dan progres yang paling besar terdapat di Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi.

Berdasarkan data di dua wilayah itu, masing-masing terdapat 50 gerai dalam tahap pembangunan. Sedangkan untuk wilayah perkotaan, perkembangan pembangunan belum menunjukkan peningkatan, akibat keterbatasan luas lahan yang direkomendasikan sesuai ketentuan.

BACA JUGA:Mulai Juni 2026, Pemkot Jambi Targetkan Tahap Uji Coba Jaringan Gas Dimulai

Sardaini mengatakan akan memastikan perkembangan pembangunan gerai pada 2026 bisa mengalami peningkatan, mengingat Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah melonggarkan aturan luas tanah sebagai syarat pendirian gerai.

Aturan baru itu memberikan angin segar dalam proses pembangunan gerai, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Lebih lanjut ia mengatakan wilayah yang memiliki keterbatasan lahan, gedung gerai koperasi bisa di bangun dengan konstruksi dua lantai, dengan catatan lokasinya harus berada di titik strategis atau di pusat keramaian untuk memudahkan akses masyarakat menjangkau gerai.

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025, saat ini koperasi telah memasuki tahap (etape) dua, di mana tahapan mengembangkan unit bisnis melalui pengembangan fisik, gerai, pergudangan dan kelengkapan.

Pemerintah bersama pihak pengembang terus mengupayakan percepatan pembangunan kantor melalui koordinasi terpadu melibatkan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dan TNI, mengingat dari 1.585 koperasi yang tersebar baru 726 yang terdata.

"Gerai itu akan dilengkapi gudang, gerai sembako, klinik termasuk nanti ada pembelian mobil operasional koperasi. Pembangunan untuk kawasan kota yang yang tanahnya terbatas bisa menyesuaikan di bangun bertingkat," kata Sardaini.(ant) 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait