Bupati Hurmin Terima Pembangunan Tugu Biduk Dari Dana CSR
Bupati Hurmin dan Ketua CSR Sarolangun menandatangani serah terima aset tugu biduk-Ist-
SAROLANGUN, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Pembangunan tugu biduk SAROLANGUN saat ini telah selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya, dengan sumber dana pembangunan melalui Corporate Responsibility Social (CSR) dari 23 perusahaan di Wilayah Kabupaten SAROLANGUN.
BACA JUGA:Pemotor Tewas Ditabrak Truk Sawit Ugal-ugalan di Jalan Jambi–Sengeti
Tugu biduk ini sebagai ikon baru kota Sarolangun telah berdiri kokoh dan indah kawasan tepian Cik Minah, seberang Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.
BACA JUGA:BKPM Dorong Pengusaha Miliki Lahan 50 Hektare Bangun Kawasan Industri
Usai dibangun, aset tugu biduk tersebut secara resmi telah diserahkan oleh Kontraktor Pelaksana dari PT Gentala Inspirasi Mahakarya kepada Forum CSR Kabupaten Sarolangun. Kemudian aset tersebut diserahkan kembali Forum CSR Kabupaten Sarolangun kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Ibnu Ziyadi selaku Kontraktor Pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya mengucapkan apresiasi yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Forum CSR Kabupaten Sarolangun yang telah memberikan amanah kepada pihaknya untuk mengumpulkan pembiayaan yang besar menciptakan sebuah ikon baru yang sudah lama direncanakan namun baru bisa terealisasi saat ini.
” Kalau merunut ke belakang dari 2 tahun yang lalu, kami di fasilitasi oleh Pak Sahrudin bertemu dengan PJ Bupati Sarolangun berdiskusi, kemudian juga disupport penuh dengan Pak Dedi beliau PJ Sekda waktu itu memfasilitasi beberapa kali pertemuan rapat baik di kantor bupati kemudian di bank 9 Jambi dan diskusi secara intensif sampai beberapa tempat,” katanya.
” Dan alhamdulillah pada era Bupati yang sekarang, bapak H Hurmin harapan itu terwujud ini suatu kebanggaan bagi kami, diberi kesempatan diberi amanah untuk mengawal proses itu mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan,”tambahnya.
Selain itu,pihaknya juga telah menemui saran maupun masukan dari berbagai pihak selama pembangunan tugu biduk ini, apalagi di media sosial banyak pendapat yang diutarakan masyarakat. Namun, menurutnya itulah dinamika Pembangunan yang tidak menyurutkan semangat pihaknya untuk melaksanakan pembangunan tugu biduk tersebut.
” Ini sebuah tantangan dan kita harus berusaha bagaimana mewujudkan itu, dan insyaallah menjadi harapan Kita semua ke depan. Sarolangun sudah memiliki icon yang betul-betul berasal dari adat budaya kita kita tidak lagi terus mengelus-ngelus peninggalan kolonial dari dulu background acara-acara kita selalu jembatan Beatrix,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun, M Ridwan mengatakan, dalam pembangunan tugu biduk ini ada sebanyak 23 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam suka dan duka selama pembangunan tugu biduk ini yang terasa sangat luar biasa.
Maka iapun mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang berpartisipasi dan semua pihak terkait dalam mensukseskan pembangunan tugu biduk ini.
” Saat itu seharusnya akan mundur pada saat itu karena sudah tidak ada progres lagi. Kita bersiap untuk mundur, saya juga sampaikan kepada bapak Bupati lalu Bapak Bupati bilang tidak mungkin kita untuk mundur lagi, kata beliau buat selesaikan,” kata pimpinan Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun ini.
” Dan alhamdulillah berkat perjuangan sama-sama, berkat doa dan iktikad baik bahwa pada pagi hari ini tanggal 23 Januari 2026 kita bisa merealisasikan, kita bisa mewujudkan impian dan cita-cita kita semua bahwa tugu biduk itu harus selesai,” kata dia menambahkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



