MITSUBISHI JANUARI 2026

PTPN IV PalmCo Catat 23,3 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan Fatal

PTPN IV PalmCo Catat 23,3 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan Fatal

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo mencatatkan 23,3 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal selama beberapa bulan operasional terakhir sebagai hasil penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan di seluruh unit operasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan capaian tersebut merupakan hasil proses panjang yang dibangun bertahun-tahun, bukan target jangka pendek atau program yang bersifat seremonial.

BACA JUGA:PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Grup 2025, Bertumpuh pada Integritas & Disiplin Operasional

"Keselamatan kerja itu maraton, bukan sprint. Tidak bisa dibangun dengan pendekatan seremonial. Yang menentukan adalah konsistensi menjalankan sistem setiap hari, di setiap unit kerja," kata Jatmiko berdasarkan keterangannya di Jakarta, Senin dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan salah satu kunci menjaga capaian jam kerja aman di tengah tingginya risiko kerja sektor perkebunan dan agroindustri adalah memastikan sistem K3 benar-benar diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari, mulai dari perencanaan pekerjaan, analisis risiko, hingga pengawasan di lapangan.

BACA JUGA:PalmCo Perkuat Digital Logistik Terintegrasi Tekan Biaya Operasional

Setiap aktivitas kerja, lanjut dia, wajib melalui identifikasi potensi bahaya dan pengendalian risiko secara jelas agar pencegahan dilakukan sebelum insiden terjadi.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Pulihkan Trauma Korban Banjir Melalui Pondok Rangkul di Sumut

"Kalau sistemnya berjalan, pekerja terlindungi. Jam kerja aman yang panjang hanya mungkin dicapai jika pencegahan dilakukan secara konsisten," ujar dia.

Selain sistem, PalmCo juga membangun budaya keselamatan yang mendorong pekerja aktif melaporkan kondisi tidak aman serta berani saling mengingatkan tanpa rasa takut akan sanksi.

Menurut Jatmiko, budaya tersebut dibangun melalui komunikasi dua arah dan keteladanan pimpinan di lapangan, sehingga keselamatan dipandang sebagai kebutuhan bersama, bukan beban kerja tambahan.

"Zero accident (nihil kecelakaan) tidak mungkin dicapai jika hanya manajemen yang berbicara. Pekerja harus merasa memiliki sistem keselamatan itu," ungkapnya.

BACA JUGA:Direksi Palmco Pastikan Target Produksi PTPN Regional 4 Tercapai

Dalam menjaga konsistensi penerapan K3, PalmCo menyebut melakukan investasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia dengan membekali ratusan pekerja sertifikasi keselamatan kerja, termasuk ahli K3 umum.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait