MITSUBISHI JANUARI 2026

Cetak Dokter dan Ahli Gizi Andal, FKIK UNJA Buka 5 Prodi Baru

Cetak Dokter dan Ahli Gizi Andal, FKIK UNJA Buka 5 Prodi Baru

Cetak Dokter dan Ahli Gizi Andal, FKIK UNJA Buka 5 Prodi Baru--

AMBIEKSPRES.CO.ID - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan kesehatan dengan membuka lima Program Studi (Prodi) baru. Program tersebut meliputi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Bedah, Ilmu Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Prodi S1 Gizi, serta Prodi S1 Kesehatan Lingkungan.

BACA JUGA:Bupati Batang Hari Fadhil Arief Lantik Pejabat JPT Hasil Lelang Terbuka, Berikut Nama-Namanya

Pembukaan program studi ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya ketersediaan dokter spesialis dan tenaga kesehatan, khususnya di Provinsi Jambi dan wilayah Sumatera. Langkah strategis ini sekaligus menjadi bentuk dukungan FKIK UNJA terhadap program prioritas pemerintah melalui Asta Cita, terutama dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses layanan kesehatan, serta transformasi sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan nasional.

BACA JUGA:Mutasi Polri, Brigjen Pol Benny Ali Jabat Wakapolda Jambi, Ini Sosoknya

Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., menyampaikan bahwa keunggulan program studi baru di FKIK UNJA terletak pada pendekatan integratif antara pendidikan, layanan klinis, dan pengabdian kepada masyarakat. “Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas dan rumah sakit pendidikan, tetapi juga terlibat langsung dalam konteks kesehatan masyarakat Jambi yang memiliki karakteristik khas, seperti penyakit tropis, permasalahan gizi, serta isu kesehatan lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA:ASEAN Para Games, Indonesia Lampaui Target dengan Rebut 102 Medali Emas

Ia menjelaskan, FKIK UNJA mengembangkan berbagai pendekatan unggulan, di antaranya model Interprofessional Education (IPE) lintas profesi kesehatan, kolaborasi erat dengan rumah sakit jejaring dan pemerintah daerah, pembelajaran berbasis kompetensi dan kasus nyata di lapangan, serta fokus pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat daerah dan kelompok underserved. “Dengan pendekatan tersebut, lulusan FKIK UNJA diharapkan tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga adaptif, memiliki jiwa pengabdian, dan siap bekerja di berbagai setting pelayanan kesehatan,” tambahnya.

BACA JUGA:Hajar Wolves 2-0, Manchester City Tempel Ketat Arsenal di Klasemen

Lebih lanjut, Dekan FKIK UNJA mengajak putra-putri terbaik bangsa, khususnya dari Jambi dan Sumatera, untuk bergabung dan menempuh pendidikan kesehatan di FKIK UNJA. “Ini adalah kesempatan untuk memperoleh pendidikan kesehatan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah, dengan tetap menjunjung standar nasional dan profesionalisme tinggi. Kami tidak hanya mencetak tenaga kesehatan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, integritas, dan semangat melayani masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA:Bantai China 4-0, Jepang Raih Gelar Ketiga Piala Asia U-23

Ia juga berharap pembukaan program studi baru ini dapat semakin memperkuat peran FKIK UNJA sebagai pusat unggulan pendidikan kesehatan di Sumatera. “Harapan kami, kehadiran lebih banyak dokter spesialis dan tenaga kesehatan lulusan FKIK UNJA dapat meningkatkan akses, kualitas, dan pemerataan layanan kesehatan. Tujuan akhirnya adalah masyarakat yang lebih sehat, layanan kesehatan yang lebih dekat, serta sumber daya manusia kesehatan yang semakin kuat untuk Indonesia,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi serta memperluas kontribusi akademik dan klinis bagi masyarakat. (*/kar)

 

Sumber : www.unja.ac.id

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: