BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Mencapai 2,5 Meter
Aktivitas kapal nelayan di perairan Teluk Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Hingga Jumat (23/1/2026) BMKG memprakirakan potensi gelombang laut setempat berkisar antara 2-2,5 meter. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar--
MEULABOH, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta nelayan dan pelaku aktivitas di laut sekitar barat selatan Aceh agar mewaspadai gelombang laut dengan ketinggian berkisar 2 hingga 2,5 meter.
“Ketinggian gelombang laut ini harus diwaspadai oleh nelayan dan pelaku aktivitas di laut,” kata Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Rijal Sains Fikri kepada ANTARA di Meulaboh, Jumat, dikutip dari antara.
BACA JUGA:Tiket Kereta Api Lebaran Bisa Dipesan Mulai 25 Januari 2026
Ia menyebutkan gelombang tinggi tersebut terjadi karena adanya penumpukan massa udara di wilayah Samudera Indonesia di bagian barat Aceh, sehingga turut menyebabkan gelombang laut tinggi di wilayah barat selatan Provinsi Aceh.
BACA JUGA:Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Dampak dari adanya penumpukan massa udara di wilayah barat hingga selatan Aceh, kata dia, akan menghambat aktivitas nelayan mencari ikan di laut, termasuk aktivitas kapal yang melayani pelayaran atau kapal yang mengangkut penumpang.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar senantiasa waspada apabila berada di pantai, karena ketinggian gelombang juga diprakirakan akan mengganggu aktivitas masyarakat.
BMKG juga mengimbau para nelayan agar berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut lepas, karena ketinggian gelombang tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya gangguan para nelayan, dan membahayakan aktivitas kapal laut milik nelayan, kata Rijal Sains Fikri.(ant)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



