3.527 Calon Jamaah Haji di Jambi Telah Melunasi Biaya Bipih
Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi Wahyudi Abdul Wahab Provinsi Jambi menyebutkan sebanyak 3.527 calon jamaah haji asal Provinsi Jambi telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026 di Jambi, Rabu (14/1/2026). ANTARA/HO-Melli Andani.-Ist-
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi mencatat sebanyak 3.527 calon jamaah haji asal provinsi itu telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi Wahyudi Abdul Wahab di Jambi, Rabu, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi pelunasan tahap pertama sebanyak 2.484 calon jamaah haji dan pelunasan tahap kedua sebanyak 428 calon jamaah haji, ditambah 615 calon jamaah haji cadangan sehingga total 3.527 calon jamaah haji telah melunasi Bipih.
BACA JUGA:BPBD: Kota Jambi Waspadai Banjir Kiriman Dari Hulu Sungai Batanghari
Menurutnya angka itu melampaui kuota yang ditetapkan sebanyak 3.252 jamaah atau setara 108 persen dari total kuota haji tahun 2026.
"Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji tahap kedua bagi calon jamaah haji yang dibuka pada 2 hingga 9 Januari 2026 telah selesai dan ditujukan bagi jamaah yang belum melunasi pada tahap pertama akibat kendala sistem, penggabungan mahram, pendampingan lanjut usia (lansia), serta jamaah cadangan," katanya, dikutip dari antara.
BACA JUGA:KKI Warsi Analisa Bentang Alam Kerinci Rawan Bencana Hidrometeorologi
Calon jamaah haji asal Provinsi Jambi pada musim keberangkatan tahun 2026 diwajibkan melunasi biaya sebesar Rp26.451.000, angka tersebut lebih rendah sekitar Rp1 juta dibandingkan biaya pelunasan haji tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp27.541.000.
Sebanyak tujuh kloter penuh yang akan diberangkatkan dengan tambahan 161 jamaah, masing-masing kloter berjumlah 445 orang, dengan proporsi jamaah lanjut usia mencapai sekitar 30 persen dari total calon haji.
Pihaknya juga mengimbau seluruh calon jamaah haji agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara optimal menjelang pelaksanaan ibadah haji di tanah suci.
"Kami berharap masyarakat yang masuk dalam kuota haji dapat senantiasa menjaga kesehatan karena pemeriksaan kesehatan merupakan persyaratan penting sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi," kata dia.(ant)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




