DISWAY BARU

Merangin Promosikan Desa Wisata di Hari Desa Nasional

Merangin Promosikan Desa Wisata di Hari Desa Nasional

Merangin Promosikan Desa Wisata di Hari Desa Nasional--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemkab Merangin turut mempromosikan desa-desa wisata yang dimiliki, pada hajatan akbar Hari Desa Nasional 2026, yang dipusatkan di Lapangan Desa Butuh Kecamatan Mojongan Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Kamis (15/01).

Diakui Bupati Merangin H M Syukur melalui Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Merangin Deddi Candra, yang turut hadir pada acara yang dibuka Mendes-PDT Yandri Susanto tersebut, wisata alam Merangin tidak kalah indah dengan wisata lainnya.

BACA JUGA:Taklukan Sungai Penuh, Laskar Bujang Jantan Berhasil Petik 3 Poin

‘’Karena tak kalah indah itu, wisata alam Merangin wajib kita promosikan di ajang Hari Desa Nasional tersebut. Kami sudah banyak membagikan brosur dan pamflet Destinasi wisata alam kita ke banyak pengunjung di acara itu,’’ujar Deddi Candra.

BACA JUGA:Sukses! Pengukuhan dan Yudisium ke-V 600 Guru PPG di IAIN Kerinci

Peringatan Hari Desa Nasional tersebut, diwarnai serangkaian kegiatan, termasuk Pembukaan Pasar Murah oleh Mendes-PDT didampingi Wagub Jateng Taj Yasin Maimun, Wabup Jambi H Abdullah Sani dan turut hadir Kadis PMD Merangin Deddi Candra.

Mendes-PDT Yandri Susanto juga membuka Pameran produk-produk unggulan UMKM, di Pasar Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh Boyolali, Jateng pada Rabu pagi, 14 Januari 2026.

BACA JUGA:Utang Luar Negeri RI November 2025 Turun ke 4238 Miliar Dolar Rasio ke PDB Turun

‘’Produk-produk kebanggaan desa ini bisa mendukung ekosistem penyediaan bahan pokok sejumlah program Pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih,’’ujar Yandri Susanto.

Dipilihnya Jawa Tengah dan Boyolali sebagai pusat peringatan Hari Desa Nasional 2026, karena Boyolali sebagai kawasan percontohan desa, yang sudah banyak mengalami kemajuan.

BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Kamis 15 Januari 2026, Hari Ini Makin Naik jadi Segini

‘’Pameran produk unggulan desa ini diikuti seluruh desa di Indonesia, terutama dari badan usaha milik desa, dari UMKM. Intinya ini adalah cara kami untuk memastikan bahwa produk desa itu bisa bersaing,’’terang Mendes-PDT.

Berkat persaingan itu lanjut Yandri Susanto, desa bisa menghasilkan ekonomi yang dapat menggerakkan kebahagiaan masyarakat di tingkat desa tersebut. Mendes-PDT mengajak seluruh masyarakat desa bersama-sama menciptakan keunggulan desa.

Selain itu, Kemendes PDT akan mengintegrasikan produk unggulan desa dengan pengadaan desa ekspor dan pemanfaatan produk desa dalam kebutuhan program Pemerintah seperti, MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: