Tanggapi Insiden SMKN 3 Tanjabtim, Wabup Harap Kekerasan di Sekolah Tak Terulang Lagi
Wakil Bupati Tanjabtim, Muslimin Tanja, -Ist-
MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Menanggapi insiden kericuhan yang melibatkan seorang guru dan siswa di salah satu SMK di Kabupaten Tanjabtim, Wakil Bupati, Muslimin Tanja, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ia menilai peristiwa tersebut sangat disayangkan karena terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi proses belajar-mengajar.
BACA JUGA:Dua Pelaku Curanmor Bersenpi Asal Sumsel Dibekuk, Satu Sempat Diamuk Massa
Muslimin menegaskan, terlepas dari siapa yang benar atau salah dalam persoalan tersebut, tindakan anarkis hingga berujung pada perkelahian tidak dapat dibenarkan. "Saya pribadi sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini," ujarnya.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Perlu Disiapkan Pelatihan Hingga Asesmen
Untuk menindaklanjuti peristiwa itu, pemerintah daerah melalui unsur kecamatan bersama pihak Polsek, Babinsa, kepala sekolah, serta para wali murid telah melakukan mediasi. Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati penyelesaian masalah dilakukan secara musyawarah dan kekeluargaan demi menjaga kondusivitas lingkungan sekolah.
"Terkait tindakan disipliner di lingkungan sekolah, hal tersebut merupakan kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Pemerintah daerah, tetap mendukung langkah-langkah pembinaan yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," sebutnya.
Lebih lanjut, Muslimin berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Tanjabtim. Ia mengajak seluruh pihak, baik tenaga pendidik, siswa, maupun orang tua, untuk bersama-sama menjaga suasana pendidikan yang aman, harmonis, dan saling menghormati.
"Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, sehingga ke depan tidak ada lagi peristiwa kekerasan di lingkungan pendidikan," pungkasnya.(lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




