DISWAY BARU

Penjualan Souvenir dan Usaha Camping di Kerinci Melonjak

Penjualan Souvenir dan Usaha Camping di Kerinci Melonjak

Libur Panjang Nataru, Usaha Sewa Alat Camping di Kersik Tuo Kebanjiran Pesanan-Ist-

KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO.ID — Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi pelaku usaha pariwisata di Kabupaten KERINCI, Jambi. Lonjakan kunjungan wisatawan berdampak langsung pada meningkatnya penjualan souvenir khas daerah serta jasa penyewaan perlengkapan camping, terutama di Kecamatan Kayu Aro.

BACA JUGA:Dakwaan Korupsi Chromebook, Nadiem Langsung Sampaikan Nota Keberatan

Sejumlah toko souvenir di kawasan tersebut mencatat kenaikan penjualan signifikan sejak tiga hari menjelang pergantian tahun. Silfiya, pedagang souvenir khas Kerinci, mengatakan wisatawan kerap membeli oleh-oleh sebelum kembali ke daerah asal. “Permintaan meningkat tajam selama libur Nataru,” kata Silfiya. 

BACA JUGA:Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan

Menurut dia, omzet harian selama libur panjang bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta, jauh di atas pendapatan hari biasa yang berkisar Rp500 ribu per hari. Produk yang paling diminati antara lain pakaian bertema Kerinci, gantungan kunci, gelas, dan aksesori khas daerah dengan harga mulai Rp5 ribu hingga Rp120 ribu.

Peningkatan kunjungan wisatawan juga dirasakan pelaku usaha penyewaan perlengkapan camping ground di Desa Kersik Tuo. Desi, pemilik usaha penyewaan alat camping, menyebut minat wisata alam mendorong wisatawan memilih berkemah di sekitar destinasi unggulan Kerinci. “Permintaan sewa perlengkapan meningkat karena banyak pengunjung ingin lebih dekat dengan alam,” ujarnya.

Desi mengatakan omzet usahanya yang biasanya sekitar Rp3 juta per bulan melonjak menjadi Rp5 juta hingga Rp10 juta selama libur Nataru. Ia menilai tren wisata alam di Kerinci terus menunjukkan pertumbuhan, didukung daya tarik seperti Gunung Api Kerinci, Danau Gunung Tujuh, Danau Kaco, dan sejumlah air terjun.

Pelaku usaha pariwisata berharap peningkatan kunjungan wisatawan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.(Hdp)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: