Presiden AS Trump Akui Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro
Presiden Venezuela Nicolás Maduro.- ist-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan militer terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.
"Amerika Serikat telah berhasil melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela," kata Trump di platform Truth Social, Sabtu (3/1) dikutip dari Antara.
BACA JUGA:Ditunjuk Arsiteki Timnas Indonesia, Ini Agenda John Herdman Bersama Timnas Indonesia dan Timnas U-23
"Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu," katanya, menambahkan.
BACA JUGA:Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Klaim Trump terkait penangkapan Maduro belum dapat diverifikasi secara independen.
Trump mengatakan akan ada konferensi pers tentang serangan itu di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, pada pukul 11.00 waktu setempat (23.00 WIB).
BACA JUGA:'Agak Laen: Menyala Pantiku!' Jadi Film Indonesia Terlaris
Rakyat Venezuela dikejutkan dengan sejumlah ledakan dahsyat di beberapa wilayah negara itu pada Sabtu dini hari di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS, media setempat melaporkan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal terlihat di beberapa tempat di ibu kota Caracas dan sirene serangan udara terdengar.
Dilaporkan pula sedikitnya ada tujuh ledakan dan jet-jet tempur terlihat terbang rendah.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Sabtu 3 Januari 2025, Hari Ini Menjadi Rp2,48 Juta per Gram
Listrik padam di beberapa kawasan di Caracas, termasuk bagian selatan kota yang dekat dengan pangkalan militer utama.
Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil pada Sabtu mengecam keras agresi militer AS terhadap negaranya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



