Kalahkan Thailand di Partai Final, Begini Kata Pelatih Timnas Futsal U-16 Indonesia
Sikat Tuan Rumah Thailand 4-3, Indonesia Juara Turnamen Futsal ASEAN U-16-instagram @timnasindonesia-
BANGKOK, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pelatih timnas futsal U-16 Indonesia Reka Cahya Punthoadi mengatakan kedisiplinan menjadi faktor kuat timnya menjadi juara ASEAN U-16 Boys Futsal Championship 2025 atau Kejuaraan Futsal ASEAN U-16 2025.
Dikutip dari Antara, kedisiplinan ini, kata Reka, adalah hal terpenting yang harus dimiliki anak-anak asuhnya yang masih berusia di bawah 16 tahun, yang harus ada tak hanya di lapangan, namun juga di luar lapangan seperti ketika di hotel.
BACA JUGA: Sikat Tuan Rumah Thailand 4-3, Indonesia Juara Turnamen Futsal ASEAN U-16
Berkat itu, Garuda Muda berhasil menjadi juara setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 4-3 pada laga final yang digelar di Nonthaburi Hall, Thailand, Senin.
"Saya merasa baik, tapi saya menghormati Thailand. Kami bermain dengan sangat baik, tapi di pertandingan kadang-kadang kami kalah, kadang-kadang menang. Tapi saya mengatakan kepada tim saya, selalu disiplin, disiplin, disiplin. Kemudian tim saya mendapatkan disiplin, dan alhamdulillah kami menang," kata Reka dalam audio yang diterima ANTARA di Jakarta dari timnas futsal Indonesia, Senin.
BACA JUGA: DIPECAT! Oknum Dosen yang Ludahi Karyawan di Makassar
Sebelum menjadi juara, tim ini berlaga di babak penyisihan dengan rekor tanpa kekalahan. Indonesia meraih kemenangan dua kali melawan Myanmar 4-2 dan Brunei Darusssalam 5-0, dan juga dua kali seri saat mereka ditahan imbang Vietnam 2-2 dan Thailand 3-3.
Hasil-hasil itu membawa Garuda Muda bermain di laga final setelah menghuni peringkat dua dengan delapan poin, selisih dua poin dari Thailand.
Kendati sudah juara, Reka mengatakan perjalanan anak-anak asuhnya tak berhenti begitu saja. Kata dia, untuk kebutuhan regenerasi untuk timnas senior ke depan, pekerjaan rumah untuk tim ini masih sangat banyak
"Tapi untuk masa depan, ini tidak cukup. Kami bekerja banyak untuk regenerasi tim nasional di senior," ucap Reka.
BACA JUGA:Tak Terima Ditegur Soal Musik Keras, Pemuda di Jelutung Tusuk Temannya
Tak hanya soal disiplin, dalam kesempatan yang sama Reka juga mengungkapkan kebersamaan timnya menjadi faktor kuat berikutnya dalam memenangkan turnamen ini.
"Poin kuatnya adalah, kami selalu bersama di tempat bekerja, di situasi apa pun, kami selalu bersama. Dan kami berbicara dengan pemain, dengan staf, dengan semua orang di Indonesia," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



