Jembatan Bailey Krueng Tingkeum Kelar, Jalur Banda Aceh-Medan Kembali Terhubung
Kendaraan masyarakat melintasi jembatan darurat di Kutablang Bireuen, Aceh yang baru selesai dibangun pasca rusak diterjang banjir, di Bireuen, Aceh, Sabtu (27/12/2025). ANTARA/Nurul Hasanah--
BANDA ACEH, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Jembatan darurat (bailey) Krueng Tingkeum Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh rampung.
Sehingga akses jalan nasional Banda Aceh - Medan Sumatera Utara kembali terhubung
Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rakhman Taufik, di Bireuen, Sabtu, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang dilakukan secara cepat untuk memulihkan konektivitas wilayah.
BACA JUGA:Ditjenpas Jambi Pindahkan 32 Narapidana Risiko Tinggi ke Nusakambangan
"Ini merupakan kolaborasi dari Kementerian Pekerjaan Umum, kemudian TNI Angkatan Darat, terutama Kodam Iskandar Muda. Kemudian juga kita berkolaborasi dengan Penyedia Jasa Konstruksi PT Adhi Karya,” kata Rakhman Taufik dikutip dari Antara.
BACA JUGA:Nataru 2025/2026, Pelayanan BBM di Sumbagsel Aman
Jembatan darurat tersebut diresmikan hari ini melalui prosesi adat peusijuek, yang dilakukan oleh Pimpinan Dayah (pesantren) Nurul Fata Tingkeum Manyang, Abu Jafar.
Rakhman menyampaikan, perbaikan jembatan nasional tersebut dilakukan sejak 9 Desember 2025 dan akhirnya rampung hari ini. Sebelum diresmikan dan difungsikan, jembatan darurat itu telah melalui proses uji beban.
BACA JUGA:Polda Jambi Selamatkan Rp13,03 M Uang Negara dari Korupsi
Meski demikian, ia menegaskan bahwa karena bersifat darurat, jembatan tersebut memiliki sejumlah pembatasan yang wajib dipatuhi masyarakat yakni 30 ton.
“Namanya ini jembatan panel darurat, tentu ada pembatasan beban. Kapasitas bebannya hanya 30 ton,” ujarnya.
Selain pembatasan beban, terdapat pula pembatasan tinggi kendaraan. Serta clearance vertical atau ruang bebas vertikal sekitar empat meter, apalagi posisinya berada di atas jembatan eksisting.
BACA JUGA:H M Syukur: MTQ Tingkat Kelurahan Pamenang Bagai Tingkat Provinsi
Rakhman juga mengimbau kepada pengguna jalan jangan pernah berhenti dan tidak melintas secara beriringan di atas jembatan darurat tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



