Kasus Dugaan Keracunan MBG, Kapolri: Kepolisian Pastikan Akan Mengusut
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/9/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kepolisian akan mengusut kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
"Polri saat ini sedang melakukan pendalaman, turun ke lapangan untuk melaksanakan pendalaman satu per satu," kata Kapolri di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat.
BACA JUGA:Harga Sembako Kembali Turun, Bersa Medium Jadi Rp13.709/Kg, Cabai Rawit Rp44.911/Kg
Lantaran masih dalam tahap pendalaman, Kapolri memastikan bahwa pihaknya akan mengumumkan hasil penyelidikan.
"Tentunya secara resmi nanti akan kami informasikan," katanya.
Pada Kamis (25/9), Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Polisi Helfi Assegaf mengatakan bahwa timnya memberikan asistensi dalam penyelidikan kasus dugaan keracunan MBG yang dilaksanakan polda jajaran.
BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Minggu 28 September 2025, Hari Ini Kembali Melesat
Asistensi itu meliputi pengecekan proses penjagaan keamanan makanan yang akan disajikan, mulai dari hulu hingga hilir.
"Nanti dari hasil pengecekan dan asistensi itu, tentunya muaranya memberikan rekomendasi kepada pemerintah terutama kepada penyelenggara MBG itu sendiri," katanya.
Adapun Dittipideksus Bareskrim Polri telah mengunjungi beberapa daerah untuk memberikan asistensi, salah satunya di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Pada Rabu (24/9), tim penyidik Bareskrim Polri meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banggai Kepulauan usai insiden dugaan keracunan program MBG.
"Kami mendampingi tim Bareskrim yang datang langsung untuk melihat kondisi di lokasi," kata Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan.
Tim yang dipimpin Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II dari Dittipideksus Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Afrisal tiba di lokasi pada Rabu (24/9), untuk melakukan pemeriksaan lapangan sekaligus mengumpulkan data dan informasi terkait kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



