MITSUBISHI JANUARI 2026

Sushila Karki Jabat Perdana Menteri Nepal, China Langsung Ucapkan Selamat

 Sushila Karki Jabat Perdana Menteri Nepal, China Langsung Ucapkan Selamat

Suasana pusat keramaian yang mulai kondusif paskakerusuhan di Kathmandu, Nepal. /ANTARA/HO-Kemenlu--

BEIJING, JAMBIEKSPRES.CO.ID- China menyampaikan ucapan selamat kepada mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, Sushila Karki, yang resmi menjabat sebagai perdana menteri sementara negara tersebut.

China sekaligus menegaskan kesiapan untuk memperkuat pertukaran dan kerja sama bilateral di berbagai bidang, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri China, Minggu (14/9).

BACA JUGA:Patut Dicontoh! Wisudawan UI Bisnis Usaha Kopi Sejak Kuliah Sekarang Sudah Buka Enam Cabang

“China mengucapkan selamat kepada Ibu Karki atas jabatannya sebagai perdana menteri pemerintahan sementara Nepal,” ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri China dikutip dari Antara.

China menekankan bahwa hubungan persahabatan tradisional kedua negara sudah terjalin sejak lama.

BACA JUGA:Terlibat Judi Online, 90 KK di Kota Jambi Dicoret dari Daftar Penerima Bansos

“China selalu menghormati jalur pembangunan yang dipilih rakyat Nepal secara independen, dan siap bekerja sama dengan Nepal untuk mengembangkan Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai, mendorong pertukaran serta kerja sama di berbagai bidang, dan memperkuat perkembangan berkelanjutan hubungan bilateral,” lanjut pernyataan itu.

BACA JUGA:Serius Bahas Penanganan Sampah, Dedy Putra Kumpulkan Lurah, Rio Hingga RT

Pada 4 September, otoritas Nepal melarang operasional sejumlah platform media sosial karena tidak memenuhi tenggat pendaftaran ke Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi setempat. Larangan tersebut dicabut setelah aksi protes memanas.

Perdana Menteri Nepal Sharma Oli pada Selasa mengundurkan diri setelah para pengunjuk rasa menyerbu parlemen dan membakar rumah sejumlah pejabat senior di Kathmandu.

BACA JUGA:Ribuan Anak Sekolah Nikmati Program MBG

Hal itu memicu polisi untuk menembakkan meriam air, gas air mata, dan peluru tajam ke arah para demonstran. Puluhan orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam bentrokan tersebut.

Pada Jumat, portal Khabarhub melaporkan bahwa mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal Sushila Karki melakukan sumpah jabatan sebagai kepala pemerintahan sementara Nepal. (*)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: