Hujan Buatan Padamkan Seluruh Titik Panas di Riau
Arsip foto - Menteri LH Hanif Faisol Nurrofiq (mengenakan topi biru dan baju putih) saat turun langsung menangani karhutla di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Rabu (23/7/2025). ANTARA/HO-Kementerian LH--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Seluruh titik panas atau hotspot di Provinsi Riau berhasil dipadamkan melalui hujan buatan dalam operasi modifikasi cuaca yang digelar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Hingga Jumat pagi (25/7), seluruh titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi telah padam,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Sabtu, dikutip dari antara.
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan WNI di Thailand dan Kamboja Dalam Keadaan Aman
Operasi modifikasi cuaca dilakukan secara intensif dengan penyemaian bahan semai ke awan potensial di sejumlah wilayah prioritas terdampak kebakaran hutan dan lahan (krhutla), termasuk di Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir sejak 21 Juli.
Selama empat hari pelaksanaan, kata dia, tim BMKG mencatat telah melaksanakan 23 sortie dengan menaburkan total 20,8 ton bahan semai Natrium Klorida (NaCl) di langit Riau.
BACA JUGA:Lolos ke Final, Erick Thohir Berharap Tiga Hal pada Timnas U-23
Dwikorita menjelaskan bahwa langkah ini terbukti efektif meredam titik panas dan mempercepat pemadaman karhutla di area-area yang sulit dijangkau oleh operasi darat.
Dampak positif hujan buatan juga terdeteksi di luar wilayah target utama. Di Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, terpantau hujan intensitas sedang sebagai hasil sistem cuaca yang terbentuk dari operasi ini.
BMKG memastikan operasi akan terus dilanjutkan di wilayah-wilayah rawan lainnya untuk menjaga kondisi tetap terkendali sepanjang musim kemarau ini.(ant)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



